Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label Tips Profesional Dunia Kerja. Show all posts
Showing posts with label Tips Profesional Dunia Kerja. Show all posts

Bolehkah Uang THR Dihabiskan untuk Belanja? Berikut Cara Mensiasatinya

Written By ~ Erch ~ on Thursday, August 2, 2012 | 21:56

Lowongan Agustus 2012 - bolehkah-uang-thr-dihabiskan-untuk

Pada tiap tahunnya, perusahaan pasti menyiapkan Tunjangan Hari Raya atau yang biasa disebut THR bagi setiap pegawainya. Namun yang jadi pertanyaan sekarang : 

"Bolehkah menghabiskan THR untuk kepentingan Lebaran saja?"

Seorang Perencana keuangan sekaligus Chief Executive Officer QM Financial, Ligwina Hananto menjelaskan jikalau Anda boleh menghabiskan THR untuk keperluan Idul Fitri. Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pada umumnya, THR diberikan dua minggu sebelum hari raya. Jika Anda menerima tunjangan tanggal 25 bulan ini, sementara Lebaran masih bulan depan, usahakan THR tidak dihabiskan sebelum Hari Raya tiba.

Banyak wanita yang menghabiskan THR mereka karena menganggap masih bisa mengandalkan gaji pasangan. Padahal, belum tentu suami dapat memenuhi segala kebutuhan yang Anda inginkan ketika Lebaran. Makanya, rencanakan pengeluaran THR Anda agar tetap terkendali.

"Boleh menghabiskan THR karena THR itu sebenarnya dikhususkan sebagai penunjang hari raya, tapi jangan sampai THR habis hingga hari kemenangan tiba. Ingat, masih ada kurban dan sale akhir tahun," tutur Ligwina yang akrab dipanggil Wina saat ditemui wolipop usai mengisi acara di Festival Wanita Wirausaha Mandiri & Femina 2012 di Epicentrum Walk belum lama ini.

Wina juga menjelaskan kalau tunjangan tersebut biasanya digunakan untuk membelanjakan keperluan Idul Fitri, seperti membeli bingkisan Lebaran, mudik, hingga memberikan bonus kepada orang-orang yang sudah membantu Anda, seperti baby sitter atau pembantu rumah tangga. Tapi di luar hal-hal tersebut Anda harus ingat, setelah Lebaran masih ada Idul Adha maka jangan boros ketika mudik.

"Banyak yang mudik, tapi pengeluarannya ‘jor-joran’ karena tidak bisa mengontrol keuangan mereka. Masa bisa mudik, tapi tidak bisa berkurban,” urai Wina, seorang perencana keuangan dan penulis buku 'Untuk Indonesia yang Kuat, 100 Langkah untuk Tidak Miskin' tersebut.

Wina juga menegaskan Anda dan pasangan harus mengatur pengeluaran dengan matang agar semua hal yang Anda inginkan dapat terpenuhi. “Financial planning tidak menyuruh Anda hemat, tapi supaya semua kebutuhan Anda bisa terwujud,” tutup Wina.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

5 Kiat Mengawali Kerja di Hari Senin Agar Menyenangkan

Written By ~ Erch ~ on Sunday, July 29, 2012 | 00:38

Lowongan Juli 2012 - 5-kiat-mengawali-kerja-di-hari-senin

Banyak orang yang menyambut hari Senin dengan perasaan malas dan suasana hati yang tidak menyenangkan. Setelah akhir pekan yang biasanya diisi dengan kegiatan menyenangkan seperti jalan-jalan, liburan atau istirahat, terpaksa harus berakhir.

Apabila sudah begini, kata 'I hate Monday' sudah tak asing lagi terlontar. Melewati hari dengan semangat untuk beraktivitas jadi sulit dilakukan. Untuk mengatasinya, simaklah lima tips yang dapat dilakukan untuk mengawali hari kerja Anda menyenangkan.

1) Lakukan Hal Produktif Saat Weekend

Jika Anda terbiasa melakukan hibernasi saat weekend, mulai sekarang cobalah untuk mengubah kebiasaan tersebut. Biasakan untuk melakukan hal-hal produktif. Melakukan hal produktif bukan berarti tidak bisa santai. Anda bisa merencanakan hari weekend untuk melakukan aktivitas yang sedikit ringan. Misalnya, olahraga bersama suami dan anak.

Selain sehat dan bermanfaat bagi kesehatan, waktu pun tidak terbuang sia-sia. Cara tersebut dapat membantu mengurangi rasa malas. Dengan menerapkan cara ini, dijamin Anda akan bersemangat untuk menghadapi hari senin dan kembali bekerja dengan penuh semangat.

2) Masak Makanan yang Spesial

Ada baiknya jika Anda menggunakan hari minggu tersebut dengan memasak makanan yang spesial untuk keluarga. Buatlah makanan yang sehat dan bernutrisi. Anda juga bisa membawa makanan tersebut ke kantor esok harinya. Sehingga Anda bisa memanjakan diri dengan makan makanan yang lezat dan bernutrisi, Anda juga tak perlu repot lagi untuk membeli makanan di kantor saat jam makan siang.

3) Kurangi Pekerjaan Di Hari Senin

Jika Anda memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, kerjakanlah sebagiannya di hari jumat. Sehingga pada hari seninnya nanti, Anda bisa jadi lebih sedikit rileks dan tidak terburu-buru dalam bekerja. Usahakanlah untuk tidak memberi terlalu banyak beban berat di hari Senin. Hal tersebut untuk menghindari perasaan malas.

4) Membuat Rencana ke Depan

Ambilah sedikit waktu untuk membuat rencana aktivitas Anda selama seminggu ke depan. Prioritaskanlah tugas Anda yang lebih penting yang harus segera diselesaikan. Pastikan juga Anda menjadwalkan waktu untuk memanjakan diri sendiri. Dengan melihat apa yang akan dihadapi pada awal minggu ini dapat membantu Anda untuk lebih bersemangat.

5) Jangan Mengeluh

Tak sedikit orang sering mengeluh untuk menghadapi kenyataan bahwa "Tomorrow is Monday." Kenyataannya, mengeluh tidak akan memberi perubahan apapun. Untuk mengatasinya, usahakanlah untuk menyemangati diri sendiri dan orang-orang yang berada di sekeliling Anda. Berpikirlah tentang hal-hal positif yang kemungkinan akan terjadi di kantor.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

Tim Pengumuman Kerja.

4 Tips Efektif Mengelola Waktu Agar Anda Dapat Bekerja Lebih Produktif

Written By ~ Erch ~ on Thursday, July 12, 2012 | 00:06

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/07/4-tips-efektif-mengelola-waktu-agar.html

Apakah Anda selalu merasa tidak produktif saat bekerja? Atau bahkan sering kewalahan mengerjakan pekerjaan yang terlalu menumpuk? Hal tersebut biasanya dikarenakan Anda tidak dapat mengelola waktu kerja dengan baik.

Seharusnya waktu yang Anda pergunakan masih bisa lebih maksimal secara efisien dan efektif untuk menyelesaikan pekerjaan lainnya. Lalu, bagaimanakah caranya agar bisa lebih terorganisir? Simak tipsnya di sini.

1. Membuat Rencana ke Depan

Manfaatkanlah waktu sekitar 15 menit atau lebih di setiap harinya untuk merencanakan apa yang akan Anda lakukan selanjutnya. Anda bisa membuat catatan secara terperinci di buku harian, dengan begitu waktu yang akan dipergunakan dapat terorganisir dengan baik. Setelah itu, buatlah daftar baru mengenai aktivitas dan pekerjaan apa saja yang akan dilakukan keesokan harinya.

2. Prioritaskan Pekerjaan yang Paling Penting

Apabila dihadapkan dengan banyaknya pekerjaan dalam waktu yang berbarengan, sebaiknya prioritaskan terlebih dahulu pekerjaan yang paling penting. Targetkan pula kerjaan tersebut kapan harus Anda selesaikan. Cara ini dapat mempermudah Anda memanfaatkan waktu dengan efektif sehingga semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan rapi dan baik.

3. Beristirahat

Jangan sampai Anda melewatkan waktu istirahat dengan terus menerus menyelesaikan pekerjaan. Ingatlah bahwa Anda hanya manusia pada umumnya yang juga membutuhkan waktu istirahat. Oleh karena itu, pergunakanlah waktu tersebut dengan maksimal. Misalnya, makan siang, minum kopi atau teh agar tidak mengantuk dan berbincang-bincang bersama rekan kerja agar pikiran lebih fresh.

4. Evaluasi Diri

Sebisa mungkin luangkanlah waktu untuk mengevaluasi diri. Dengan begitu Anda dapat mengidentifikasi apa saja yang sudah diselesaikan dan Anda capai, lalu mana saja yang belum. Cara ini bisa membuat Anda lebih efisien dalam memaksimalkan waktu.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

Tim pengumuman kerja.

7 Trik Supaya Pekerjaan Kantor Tidak Terasa Membosankan

Written By ~ Erch ~ on Tuesday, June 26, 2012 | 01:57

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/7-trik-supaya-pekerjaan-kantor-tidak.html

Perasaan jenuh pasti suatu saat akan menghampiri kita sebagai manusia normal. Baik itu dalam kehidupan sebagai makhluk individu, maupun dalam pekerjaan sekalipun.

Kadang-kadang pekerjaan yang dikerjakan membuat kita menjadi merasa stres, lelah, pusing, bahkan membosankan. Namun jika Anda dapat menemukan cara untuk membantu menikmati pekerjaan yang dimiliki, hari-hari di kantor akan terasa lebih cepat berlalu dan Anda akan menjadi lebih produktif saat bekerja. Berikut ini adalah beberapa petunjuk untuk menikmati pekerjaan, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Membagi Waktu

Salah satu cara untuk bisa lebih menikmati pekerjaan Anda adalah membagi waktu di setiap harinya dengan teratur. Jika memiliki pekerjaan yang terlalu banyak dan dikejar oleh deadline, sebaiknya buatlah list terlebih dahulu dengan mendahulukan pekerjaan mana yang lebih penting dan harus segera diselesaikan. Cara ini dapat membantu Anda mengatur waktu bekerja lebih baik. Sehingga nantinya Anda dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan maksimal.

2. Dapatkan Tantangan

Mengatur tantangan untuk diri sendiri akan membuat pekerjaan menjadi lebih hidup dan menarik. Dengan cara ini dapat membuat Anda memiliki dorongan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan secara cepat. Mungkin pekerjaan yang dimiliki saat ini tidak lagi menjadi menarik, tetapi dorongan psikologis dan adrenalin dapat membantu Anda merasa lebih positif pada pekerjaan.

3. Ambil Kebanggaan

Mungkin Anda tidak bisa memiliki karir yang menarik dan memuaskan, akan tetapi Anda bisa bangga dalam melakukan pekerjaan dengan baik. Meskipun pekerjaan yang dilakukan tidak sebanding dengan gaji yang didapatkan, namun Anda bisa bangga karena dapat hidup dengan hasil jerih payah membanting tulang selama ini.

4. Mencoba Divisi Lain

Jika Anda bertanya-tanya bagaimana menikmati pekerjaan, kadang-kadang jawabannya bisa dengan cara membuat perubahan. Hal ini bukan berarti harus mencari pekerjaan baru, tetapi bisa dengan cara mencoba untuk pindah ke divisi lain di perusahaan yang sama. Misalnya Anda bekerja di perusahaan media, di bagian promosi, tapi tertarik untuk pindah di bagian marketing. Siapa tahu dengan pindah ke bagian tersebut Anda akan dapat menikmati pekerjaan.

5. Meningkatkan Keterampilan

Salah satu syarat untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik adalah dengan memperoleh keterampilan yang diperlukan. Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan juga memungkinkan Anda untuk lebih berprestasi. Stop terus mengkhawatirkan nasib bahwa Anda akan terjebak dalam pekerjaan yang sama selamanya.

6. Terorganisir

Jika Anda memiliki pekerjaan yang terlalu banyak, tak ada salahnya untuk meminta bantuan dari rekan kerja lainnya. Namun apabila Anda harus bisa menyelesaikannya sendiri, maka saatnya untuk menjadi lebih terorganisir. Prioritaskanlah pekerjaan yang paling penting, dan cari cara yang dapat menghemat waktu Anda.

7. Berteman

Cara terbaik untuk menikmati pekerjaan adalah dengan membuat lingkungan yang lebih menyenangkan. Anda dapat berteman dengan atasan dan rekan kerja lainnya. Hal ini penting karena Anda menghabiskan waktu yang banyak bersama mereka di setip hari kerja. Dengan begitu, cara ini bisa membuat hari Anda lebih terasa menyenangkan.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk Anda semua.

Tim pengumumankerja.

Langkah Sederhana Berikut Ini akan Bantu Seimbangkan Kehidupan Pribadi & Karir Anda

Written By ~ Erch ~ on Monday, June 11, 2012 | 00:20

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/langkah-sederhana-berikut-ini-akan.html

Apabila Anda tidak dapat mengingat kapan terakhir kali hang-out bersama teman-teman atau secara teratur mengecek handphone meskipun tidak berbunyi, maka Anda perlu waktu untuk berhenti sejenak dan mengganti prioritas Anda.

Kerja keras yang dilakukan merupakan kegiatan yang positif, tetapi apabila hal tersebut telah membuat Anda kelelahan, maka sudah saatnya untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Ikuti langkah-langkah mudah berikut untuk menambahkan waktu luang pribadi, seperti dilansir oleh Savvy Sugar.

A. Me Time

Buatlah pengingat di handphone atau tambahkan jadwal “Me Time” ke dalam kalender. Kegiatan tersebut perlu dilakukan agar Anda dapat memiliki waktu luang untuk memanjakan diri sendiri tanpa adanya gangguan.

B. Berolahraga

Salah satu cara terbaik untuk menjernihkah pikiran dan menghilangkan stress adalah dengan melakukan olahraga ringan. Kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif untuk kebugaran tubuh. Anda bisa melakukannya dengan jogging di pagi atau sore hari, atau olahraga ringan lainnya yang memungkinkan untuk dilakukan.
 
C. Batasi Jam Kerja di Rumah

Dengan adanya teknologi modern saat ini memudahkan untuk bekerja selama 24 jam dalam sehari. Tetapi bukan berarti Anda harus bekerja selama itu. Jika ada pekerjaan mendesak yang harus dilakukan di rumah, Anda harus membatasi jam kerja agar tidak berlebihan.

D. Ambil Waktu Pribadi untuk Istirahat

Saat jam istirahat di siang hari, Anda perlu mengambil waktu sekitar 15 hingga 20 menit dan manfaatkanlah waktu tersebut untuk keperluan pribadi Anda. Misalnya menelepon kekasih atau suami, mengobrol dengan rekan kerja, membeli camilan di mini market atau membuat daftar tugas yang harus diselesaikan selama seminggu ke depan sambil bersantai di salah satu kedai kopi.

E. Pulang Kerja Tepat Waktu

Anda perlu menetapkan batasan kapan harus berhenti bekerja dan pulang ke rumah tepat waktu. Jadi jika pekerjaan tersebut harus diselesaikan secepatnya, sebaiknya mengambil waktu tambahan di kantor sekitar 45 menit. Kemudian kembali berkutat dengan pekerjaan, namun hanya menyelesaikan poin-poin terpentingnya saja.

F. Matikan Ponsel Saat Tidur

Hal ini membantu Anda untuk tidak selalu memeriksa smartphone ketika berbunyi. Jadi sebaiknya letakkan ponsel Anda sejauh mungkin dari tempat tidur dalam keadaan off.
 
G. Jadwalkan Waktu Hang-out Bersama Teman

Bila Anda adalah tipe pekerja keras yang sangat sibuk, tak ada salahnya membuat rencana liburan dari jauh-jauh hari. Ada baiknya Anda menghubungi beberapa teman atau kerabat untuk sekedar makan atau hang-out bersama.
 
H. Melakukan Hobi

Apakah anda suka membaca, melukis, atau bermain musik? Penting bagi Anda untuk memasukan hobi ke dalam jadwal kegiatan. Hal ini membantu Anda untuk memiliki quality time dengan diri sendiri. Anda dapat memulainya dengan mendaftarkan diri untuk mengikuti kursus musik, lukis dan lain sebagainya.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

Tim JobAnoun

Inilah 4 Keuntungan jika Anda Memiliki Bos yang Galak

Written By ~ Erch ~ on Wednesday, June 6, 2012 | 00:17

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/inilah-4-keuntungan-jika-anda-memiliki.html

Bekerja dengan atasan yang galak dan tidak disukai, seolah-olah merupakan hal terburuk yang harus dilalui. Namun, hal tersebut dapat dijadikan suatu pembelajaran yang baik jika dapat mendekati atasan dengan cara dan sikap yang benar. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi pengalaman terbaik untuk Anda meniti karir yang lebih tinggi. Seperti dikutip dari Forbes, berikut adalah empat alasan seharusnya menyukai atasan yang Anda benci:

1. Menambah Wawasan Pribadi

Jika dihadapi dengan situasi seperti ini, sebaiknya mengambil sisi positifnya. Karena dengan hal ini, Anda dapat belajar banyak tentang diri sendiri. Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan yaitu dengan bertanya pada diri sendiri, 'mengapa orang tersebut menjadi atasan saya?', 'apa yang saya harapkan dari atasan saya?', 'bagaimana bisa saya harus berkontribusi dengan situasi seperti ini?'. Percayalah bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat membuat wawasan Anda menjadi lebih luas.

2. Berlatih Jadi Orang yang Lebih Tangguh

Dengan melihat dunia bisnis yang penuh persaingan dan guncangan, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk masa depan dengan cara berlatih. Hal tersebut dapat melatih kesabaran dan kemampuan untuk tidak mengambil langkah secara pribadi dan tergesa-gesa. Dengan berlatih menghadapi atasan yang galak, Anda akan lebih mudah menerima tantangan lebih besar yang mungkin akan datang di dunia kerja. Sebaiknya mencontoh atasan Anda karena bagaimana pun juga beliau lebih banyak memiliki pengalaman.

3. Lihat Masa Depan

Saat bekerja untuk seseorang yang tidak disukai, Anda akan dihadapkan dengan lawan yang lebih baik di masa depan. Pada lain waktu yang akan datang, Anda akan mengikuti tahap wawancara lagi untuk sebuah posisi baru, kemudian lebih sadar akan dampak yang dimiliki oleh seorang supervisor dan akan memiliki pemahaman yang lebih dari apa yang Anda inginkan dalam diri atasan.

4. Kesempatan

Seorang bos atau atasan yang dibenci pada dasarnya memberikan kesempatan besar bagi Anda untuk mengembangkan diri. Salah satunya memiliki kesempatan untuk beradaptasi, untuk menerapkan strategi baru dan juga membangun sesuatu dengan berbagai cara.

Mungkin tidak akan pernah memiliki hubungan yang sempurna, tapi selalu ada kemungkinan untuk bisa memperbaiki keadaan. Jadi sebaiknya jangan menyerah dan carilah cara untuk memperkuat kemitraan Anda. Gunakan keterampilan Anda untuk membangun dan mengembangkan orang-orang baru.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

Tahukah Anda? Kebahagiaan bisa Diraih jika Anda Benar-benar Mencintai Pekerjaan Anda

Written By ~ Erch ~ on Sunday, June 3, 2012 | 00:10

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/tahukah-anda-kebahagiaan-bisa-diraih.html

Kebanyakan orang menganggap mempunyai uang yang banyak bisa membeli apa pun yang ingin dimiliki, termasuk cinta. Hal itu semata-mata untuk kebahagiaan menikmati hidup. Namun, apakah banyak uang bisa membuat Anda bahagia serta dapat mengatasi segala masalah yang ada?

Ternyata, uang bukanlah tujuan utama Anda bekerja. Kebahagiaan dan kepuasan di tempat kerja yang akan menjadi prioritas utama. “Sebagai seseorang yang baru terjun di bidang industri, uang dan status menjadi nomor dua untuk saya. Saat ini saya ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan daripada hanya mengejar uang. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan serta kenyamanan saya di tempat kerja,” tutur Ushamrita Choudhury (25 tahun), yang berprofesi sebagai seorang marketing executive.

Hal ini juga diungkapkan oleh psikolog klinis, Neha Patel. “Kini, orang-orang berlomba-lomba untuk bersaing demi pekerjaan dengan gaji besar, tapi tidak menjamin kepuasaan mereka dalam pekerjaan. Hal itu karena tekanan dari berbagai pihak, salah satunya orang tua,” ujar Patel, yang juga berprofesi sebagai hipnoterapis.

Patel pun menambahkan kalau orang yang mementingkan uang dan status, kebahagiaannya hanya bersifat sementara. Mungkin sekitar 5 atau 6 tahun sebelum karier mereka benar-benar berakhir. Dari banyak kasus yang pernah ditangani oleh Patel, dia mengungkapkan kalau orang yang bekerja secara profesional di bidang kreatif sering depresi karena kurang merasa puas di tempat kerja.

Dia menjelaskan bahwa kepuasan bekerja dapat mempengaruhi hubungan mereka dengan keluarga dan teman. Bila Anda seperti itu, dia menyarankan agar mengambil waktu untuk menikmati hobi serta kegiatan lainnya secara rutin.

Hampir sama dengan Neha Patel, psikolog Chandni Mehta mengungkapkan fakta bahwa uang dan status bisa memotivasi orang untuk mengambil pekerjaan serta membangun karier yang tidak memberikan mereka kepuasan bekerja. Namun, kebahagiaannya cuma sebentar.

Perlahan tapi pasti, orang yang tidak nyaman dengan pekerjaan mereka akan merasa lelah dan frustasi. Untuk itu, Chandni menyarankan agar memilih karier yang memang Anda cintai.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

Atasi Rasa Lesu Anda di Kantor dengan 5 Cara Berikut Ini

Written By ~ Erch ~ on Thursday, May 31, 2012 | 02:04

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/atasi-rasa-lesu-anda-di-kantor-dengan-5.html

Rasa lemah, lesu dan juga letih terkadang kerap membuat aktivitas seseorang terganggu dan tidak maksimal. Jika hal ini dialami saat Anda berada di kantor, atasilah dengan beberapa cara berikut ini seperti dikutip dari Bold Sky.

1. Minum Kopi

Secangkir minuman hangat seperti kopi tidak hanya menghilangkan rasa kantuk, tetapi juga membuat Anda tetap berenergi selama tujuh hingga delapan jam. Perlu diingat juga bahwa terlalu banyak meminum minuman yang mengandung kafein, juga dapat memberikan efek samping pada tubuh, terutama dehidrasi. Jadi sebaiknya juga dinetralisirkan dengan meminum air mineral yang banyak.

2. Sarapan

Tidak hanya melawan rasa lapar, dengan memakan sedikit roti atau semangkuk bubur di pagi harinya dapat memberikan energi dan protein lebih untuk tubuh agar tetap aktif sepanjang hari. Jadi sebelum berangkat ke kantor, sebaiknya isi perut Anda terlebih dahulu.

3. Istirahat

Cobalah untuk beristirahat ketika Anda merasa lesu di kantor. Anda bisa melakukannya dengan sedikit latihan atau minum air mineral. Cara tersebut dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Untuk menyegarkan suasana hati agar tidak merasa bosan, ambil sedikit waktu luang untuk sekedar jalan ke pantry, toilet atau ke ruangan rekan kerja.

4. Tidur Awal

Tidurlah secara cukup sekitar enam hingga delapan jam per-harinya dan usahakan untuk tidak tidur terlalu malam. Hal ini penting dilakukan agar di pagi harinya Anda siap untuk beraktivitas. Jika waktu tidur kurang, maka Anda akan merasa lemas dan kurang bertenaga.

5. Olahraga

Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan stamina serta menambah gairah untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Apabila waktu Anda tidak cukup untuk berolahraga, maka Anda dapat berjalan kaki selama minimal 10 menit.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

5 Tips Efektif agar Tetap Mencintai Pekerjaan yang Anda Benci

Written By ~ Erch ~ on Monday, May 21, 2012 | 23:56

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/5-tips-efektif-agar-tetap-mencintai.html

Mungkin tidak sedikit dari Anda yang membenci pekerjaan yang dilakukan saat ini. Namun, banyak orang tetap memilih untuk terus bekerja ketimbang harus menjadi pengangguran. Sementara untuk mencari pekerjaan baru, bukanlah hal yang mudah dan juga dapat memakan waktu yang lama.

Melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan hati memang tidak menyenangkan. Tak hanya itu, hasilnya pun tak akan maksimal. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Ada beberapa tips untuk mencintai pekerjaan yang dibenci.

1. Pikirkan Alasan Anda Bekerja

Sebelum membenci pekerjaan Anda, sebaiknya berpikirlah secara matang apa alasan Anda bekerja. Apakah untuk menghidupi keluarga? Atau untuk memenuhi segala kebutuhan pribadi yang diperlukan? Dari alasan-alasan tersebutlah yang dapat membuat Anda mulai mencintai pekerjaan yang dimiliki.

2. Membina Karir yang Sempurna

Jika Anda terlalu khawatir untuk membangun sebuah bisnis, mau tidak mau Anda harus berusaha untuk mencintai pekerjaan yang ada di depan mata. Berusahalah untuk membina karir yang sempurna. Tingkatkan prestasi dan kredibilitas dalam bekerja. Dengan cara tersebut dapat membantu untuk menyukseskan karir.

3. Hindari Masalah

Tak sedikit orang membenci pekerjaan mereka hanya karena ada masalah kecil di tempat kerja, baik itu masalah dengan rekan kerja atau dengan atasan. Masalah di kantor memang dapat menghambat produktivitas dan minat Anda dalam bekerja, jadi sebaiknya, hindarilah berbagai masalah. Dengan begitu Anda dapat bertahan hidup dengan pekerjaan yang dimiliki.

4. Merasa Bangga dan Independen

Tentu saja Anda bekerja untuk dapat memperoleh uang. Oleh karena itu, pikirkanlah bahwa Anda bangga dan independen karena dapat memperoleh uang dengan hasil jerih payah sendiri. Dengan berpikir seperti ini, Anda bisa mulai mencintai pekerjaan yang dimiliki.

5. Membina Hubungan yang Baik

Untuk dapat terhindar dari perasaan jenuh dan monoton di tempat kerja, binalah sebuah hubungan yang baik dengan rekan kerja dan atasan agar situasi di kantor menjadi lebih menyenangkan. Tetapi, bukan berarti Anda harus terus membuang-buang waktu dengan mengobrol bersama rekan kerja di kantor selama jam kerja.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

Leadership, Salah Satu Faktor Berpengaruh Besar Dibalik Kesuksesan Berkarir

Written By ~ Erch ~ on Wednesday, May 16, 2012 | 01:54

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/leadership-salah-satu-faktor.html

Nyaris semua perusahaan menjadikan "leadership" sebagai persyaratan untuk mereka menerima seorang kandidat bergabung dalam perusahaan. Namun, apakah leadership itu sendiri? Seberapa jauh dia berpengaruh pada karir seseorang? Silakan disimak.

Leadership atau jiwa kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang untuk memengaruhi orang lain agar dapat menjalankan tanggung jawabnya sesuai rencana yang telah ditentukan. Dalam dunia kerja, leadership memegang pengaruh besar dalam menunjang karir.

Leadership : Bisa Dilihat dari CV

Perusahaan merupakan sebuah organisasi besar yang terbagi ke dalam banyak departemen, seperti personalia, finance, marketing, operation, dan lain sebagainya. Bisa kita bayangkan bagaimana jika tidak ada pihak yang mengkoordinasi masing-masing departemen, pasti menjadi tak terkendali. Untuk itu, dibutuhkan pemimpin di sana.

Semua posisi membutuhkan kandidat yang memiliki leadership. Demikian disampaikan Desanggi Ayu Frananda Budiman, Assisstant Analyst Pendidikan dan Pelatihan PT PLN (Persero) Distribusi Jateng dan DIY. Menurutnya, pekerjaan sekecil apapun jika tidak dikelola dengan leadership yang baik tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.

Dan jiwa leadership ini dimulai dari diri sendiri. “Jadi jika kita malas dan tidak bersemangat saat diberi tugas, jiwa kepemimpinan lah yang akan mendorong diri kita,” ujar Anggi, sapaan akrabnya.

Tidak hanya S1, lulusan D3 pun membutuhkan leadership saat bekerja di lapangan. “Lulusan apapun, akan mengalami proses di posisi staf untuk kemudian manajemen. Dan proses ini membutuhkan apa yang dinamakan leadership,” terang Lucas Prana Sunarja, General Manager Human Resources Division PT Astra Honda Motor.

Menurut Lucas, sapaan akrabnya, bibit leadership seseorang sudah bisa dilihat dari proses screening CV. Misalnya, dari pengalaman organisasi yang ditulis. Namun tak hanya itu lho. Lucas juga mengungkapkan tahap wawancara bisa menjadi cara menggali potensi leadership seseorang. “Hal tersebut dilihat dari ketegasan pelamar dalam menyampaikan jawaban serta keberanian dalam berpendapat,” terangnya.

Karakter Ideal Pemimpin

Lalu, karakter apakah yang seharusnya dimiliki seorang pemimpin? pemimpin bisa diibaratkan layaknya seorang pemandu.  

"Ketika anak buah tidak tahu harus berbuat apa, dialah yang akan menawarkan solusi. Dia ibarat nakhoda untuk sebuah kapal,"
 
Eka Permana S., Section Head of People Development PT Pertamina (Persero), HR Area Jawa Bagian Tengah, mengamini pendapat tersebut. “Pemimpin harus bisa menjadi role model yang baik bagi bawahannya, seperti apa kerja yang baik itu agar mereka tetap berada dalam jalur perusahaan,” jelasnya.

Terdapat 2 (dua) karakter yang wajib dimiliki seorang pemimpin. Karakter tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Interpersonal skill, atau kemampuan untuk berinteraksi dan mempersuasi rekan kerja untuk bekerja sesuai misi perusahaan. Pemimpin juga harus bisa memberikan motivasi kepada bawahan untuk tetap bersemangat menjalankan tanggung jawabnya.
  2. Manajerial skill, artinya pemimpin harus mengetahui dan mampu mengkoordinasi tugas anak buahnya untuk kemudian melakukan evaluasi.
Satu hal yang juga cukup penting untuk menjadi seorang pemimpin adalah mengetahui karakter masing-masing bawahannya. Ibaratnya harus tahu cara mendekati anak buah. Dengan begitu, Anda akan tahu cara apa yang bisa dilakukan untuk menyampaikan sebuah pekerjaan pada bawahan.

Kabar baiknya, ternyata leadership bisa dibentuk lho! Semua itu tergantung pada kesadaran dan kemauan diri masing-masing untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian!

Tim pengumumankerja

Ketahuilah Poin Penting dalam Memantapkan Pilihan Karir Anda

Written By ~ Erch ~ on Sunday, May 13, 2012 | 22:29

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/ketahuilah-poin-penting-dalam.html

Setiap orang tentu mengharapkan karir yang baik dengan kehidupan yang mapan. Namun ternyata, masih banyak lulusan perguruan tinggi yang belum tahu harus melakukan apa atau bekerja apa setelah lulus. Padahal sebenarnya, pilihan karir terbuka lebar.

Debora Patrawidjaja, Human Capital Management Trainee PT Astra International. Debora sendiri saat ini sedang menjalankan proyek di Daihatsu Sales Corporation mengatakan, segala sesuatu yang akan dilakukan seseorang harus dimulai dengan menentukan pilihan. Selanjutnya, perencanaan memegang peranan penting. Debora menganalogikannya dengan pengendara kapal yang memerlukan peta dan kompas. “Hidup harus ada petanya, untuk mengetahui bagaimana bisa sampai ke tujuan. Begitu juga dengan kompas, untuk mengetahui apakah jalan yang ditempuh benar,” terangnya.

Begitu juga dalam memilih pekerjaan. Pencari kerja harus mempertimbangkan beberapa hal untuk memantapkan pilihan pekerjaan. Hal-hal yang harus dipertimbangkan antara lain bakat (talent), minat (passion), kebutuhan masyarakat atau lingkungan (need), dan hati nurani (conscience). Misalnya seseorang yang memiliki bakat berjualan, ia bisa mempertimbangkan untuk melamar pekerjaan di bidang penjualan.

Tak hanya itu, seseorang juga harus mempunyai visi dan kedisiplinan. Visi merupakan penggabungan antara kebutuhan di masyarakat dengan kemungkinan untuk memenuhinya. Sedangkan disiplin akan menjadi jembatan antara mimpi dengan kenyataan. “Disiplin itu memang tidak enak. Tapi untuk sukses kita harus disiplin,” ujar Debora.

Debora menambahkan bahwa kedisiplinan dapat muncul ketika visi digabungkan dengan komitmen. Selain itu, passion juga perlu ditumbuhkan untuk mempertahankan kedisiplinan.
 
Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk rekan-rekan sekalian!

Tim pengumumankerja

Jangan Resign dari Tempat Kerja Anda cuma Gara-gara Gaji Kecil!

Written By ~ Erch ~ on Tuesday, May 8, 2012 | 23:52

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/jangan-resign-dari-tempat-kerja-anda.html

Anda pernah terbesit di pikiran ingin segera resign dari pekerjaan saat ini? 

Jika iya, mungkin penyebabnya adalah; ketidaknyamanan dalam bekerja, masalah gaji yang tidak sesuai dengan harapan atau bahkan karena faktor lingkungan.

Rene Suhardono, seorang Career Coach ternama mengatakan bahwa tak sedikit orang mengambil keputusan untuk keluar dari pekerjaan mereka atau mengambil pekerjaan yang baru hanya karena faktor gaji.

"Saya pikir saat ini lebih banyak orang yang resign atau mengambil pekerjaan dengan alasan yang salah dan itu cuma untuk uang. Itu nggak pas menurut saya. Mereka melihat itu semuanya hanya masalah gaji," imbuh pria lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu. "Kalau lo terpaksa tinggal di sini (di pekerjaan sekarang) karena nggak punya duit lagi, berarti lo belum berdaya, nah itu apes," tambah Rene.
 
Pentingnya Kejujuran 
 
Lantas jika harus resign, alasan apa yang harus didahulukan? Soal gaji atau suasana kerja? Bukannya memberikan jawaban, Rene menganggap dua pilihan tadi tidak penting. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah bersikap jujur.

Jika Anda ingin resign karena merasa terganggu dengan pekerjaan menumpuk yang membuat stres, sampaikan kepada atasan dengan jujur. Bila alasan resign karena merasa gaji kurang dan tak sebanding dengan kebutuhan, sampaikan kepada atasan.

"Kebanyakan orang nggak jujur sama diri sendiri. Apalagi sama orang lain," tambah Rene yang merupakan Founder CareerCoach Indonesia itu.

Saat seseorang berpikir untuk mengundurkan diri, gaji umumnya menjadi pertimbangan utama. Ada yang bergaji besar namun suasana kantor tidak nyaman. Ada juga suasana kantornya menyenangkan, namun gajinya relatif kecil.

"Yang harusnya dikejar, gaji yang besar dan suasana yang asyik. Jangan pernah melihat keduanya pilihan yang berbeda. Pilihan itu harus dilihat totalitasnya," tutur Rene yang mengakui memiliki passion untuk selalu terhubung dengan orang banyak itu.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk rekan-rekan semua!

Tim pengumumankerja

3 Opsi guna Menghindari Suasana Kantor yang Berisik

Written By ~ Erch ~ on Sunday, May 6, 2012 | 23:38

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/3-opsi-guna-menghindari-suasana-kantor.html

Tak bisa dipungkiri bahwa suasana di dalam kantor tidak mungkin terlepas dari hingar bingar percakapan. Mulai dari suara dering telepon sampai dengan langkah kaki orang-orang yang hilir-mudik bisa membuat Anda merasa tidak nyaman sehingga Anda kehilangan konsentrasi saat bekerja. Kinerja dan performa Anda di kantor akan menurun dan sudah pasti akan mempengaruhi mood Anda dalam bekerja. Lingkungan kerja yang terlampau berisik bisa menjadi mengakibatkan situasi yang kontra-produktif, tidak sehat, dan menjengkelkan.

Jika Anda mendapatkan fasilitas ruang pribadi, sudah pasti anda dengan mudah bisa menghindari suara kebingsingan hanya dengan menutup pintu ruang kerja Anda tapi bagaimana jika Anda harus berbagi ruang dengan banyak orang? Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi suasana ruangan yang bising agar dapat mengembalikan konsentrasi yang hilang?

Beberapa hal berikut ini bisa membantu Anda untuk menghindari dan meminimalisir suasana kantor yang terlalu berisik.

1. Mendengarkan Musik

Gunakan dan manfaatkan gadget seperti Ipod, mp4, dan perangkat media player lainnya. Buatlah playlist lagu - lagu favorit Anda agar dapat didengarkan setiap saat. Kenakan earphone agar bunyi musik Anda tidak mengganggu rekan kerja lain. Tahan diri Anda untuk tidak bernyanyi mengikuti lagu yang sedang Anda dengarkan karena suara Anda mungkin bisa mengganggu konsentrasi orang di sekitar.

2. Pindah Ruang Kerja

Mengantisipasi suasana kerja yang berisik bisa dengan cara menjaga jarak dari sumber kebisingan. Jika posisi meja kerja tidak strategis coba mencari tahu, seberapa besar kemungkinan Anda untuk dapat memindahkan meja kerja Anda ke lokasi lain yang lebih tenang dan jauh dari kebisingan.

3. Permukaan Anti Pantul

Jika anda sudah mengalami kebisingan yang terlalu menganggu kosenterasi bekerja, mungkin Anda bisa mencoba berkonsultasi dengan pihak manajemen agar dapat memberikan fasilitas tambahan seperti sejumlah bahan penyerap suara di dalam ruangan. Misalnya karpet, tirai, atau panel pemisah ruangan.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian!

Tim pengumumankerja

Terapkan 6 Tips Jitu Ini guna Meminimalisasi Lembur pada Jam Kerja Anda

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/terapkan-6-tips-jitu-ini-guna.html

Pada suatu waktu pastilah anda merasa pekerjaan seakan tidak ada habisnya. Bahkan kerap kali anda harus lembur tiap hari demi menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk.

Tapi, sebenarnya ada beberapa strategi yang bisa anda lakukan untuk meminimalisasi 'waktu ekstra' di kantor. Berikut sejumlah tips yang mungkin bisa membantumu mengatasi permasalahan tersebut seperti dikutip dari
Buku Anak Bawang Cari Peluang.
 
Memahami deskripsi pekerjaan


Pastikan anda memahami apa yang menjadi target perusahaan baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Dengan mengetahui dengan pasti apa tuntutan perusahaan terhadapmu, atasan pun tidak perlu mengulang berkali-kali mengingkatkanmu.

Proaktif


Jangan malu dan beranikan diri untuk bertanya kepada atasan mengenai target jangka panjang yang ingin diraih perusahaan, khususnya di departemen tempatmu bekerja. Dengan demikian, anda dapat membuat rencana kerja bagimu sendiri.

Bikin to do list


Membiasakan diri teratur tidak ada salahnya kok. Catatlah semua tugas yang harus anda kerjakan hari itu maupun esok hari. Berikan checklist setiap tugas yang telah anda lakukan. Dengan begini, anda akan mudah mengetahui tugas yang belum maupun yang sudah dikerjakan.

Perfeksionis


Terkadang, sikap perfeksionis justru menjadi penyebab pekerjaan yang dilakukan menjadi lebih lambat karena harus terus memastikan semuanya sempurna. Memiliki sikap perfeksionis memang baik, namun juga harus diimbangi dengan penggunaan waktu yang efektif dan efisien.

Jujur


Setiap karyawan dalam sebuah perusahaan memiliki tanggung jawab masing-masing. Namun, sebagai manusia, tentu anda memiliki keterbatasan. Jika memang anda merasa berbagai tugas yang dibebankan kepadamu terlalu berat untuk dikerjakan sendiri, segera konsultasi dengan atasan untuk mencari solusinya. Jangan sampai memaksakan diri sehingga memberikan hasil yang berantakan.

Alokasi waktu


Sosialisasi dan refreshing sejenak di kantor memang diperlukan untuk membuatmu dapat kembali fokus dengan berbagai pekerjaan. Namun, perlu diingat, alokasikan waktumu seefektif dan seefisien mungkin sehingga baik kehidupan pribadi maupun profesional dapat berjalan dengan seimbang.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk rekan-rekan sekalian!

Tim pengumumankerja

Inilah 5 Langkah Meningkatkan Efisiensi Kerja agar Anda jadi Produktif

Written By ~ Erch ~ on Tuesday, May 1, 2012 | 01:59

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/inilah-5-langkah-meningkatkan-efisiensi.html

Seperti kita ketahui bahwa efisiensi merupakan salah satu faktor kunci untuk meraih kesuksesan dalam berkarir. Efisiensi bekerja sangat dibutuhkan di lingkungan kerja yang penuh dengan segala tantangan.

Jika Anda sering merasa bosan saat bekerja, atau merasa Anda tidak melakukan sesuatu yang produktif, berarti Anda perlu simak beberapa cara ini yang dapat berguna untuk meningkatkan efisiensi dalam bekerja, seperti dilansir oleh Idiva.

1. Pergunakan Waktu dengan Baik

Salah satu cara untuk dapat meningkatkan efisiensi kerja yaitu dengan mempergunakan waktu kerja dengan baik. Jika waktu kerja Anda delapan jam sehari, sebaiknya buatlah list tentang pekerjaan apa saja yang perlu untuk segera diselesaikan. Hal ini akan memudahkan Anda untuk menyelesaikan satu per satu pekerjaan secara terorganisir.

2. Jangan Menyerah

Saat sedang berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan, jangan sampai Anda tergoda untuk menyerah di tengah jalan. Tetaplah untuk bersemangat dan pantang menyerah. Melakukan hal ini akan membantu membangun ketahanan mental Anda seperti olahragawan yang melewati titik kelelahan untuk mencapai suatu kekuatan terhadap fisik mereka.

Jika Anda berpikir untuk menyerah, cobalah mengatasi masalah tersebut dengan menyemangati diri dalam hati dan berkata "lima menit lagi". Hal ini akan membangun ketahanan mental selama periode waktu dan membantu Anda menyelesaikan tugas yang diberikan dengan lebih mudah.

3. Lakukan dengan Eustress

Stress merupakan bagian dari setiap kehidupan. Stress itu sendiri terdiri dari dua macam. Ada stress yang membawa kemajuan (eustress) dan stress yang membawa dampak buruk dan merugikan kita (distress).

Eustress merupakan tingkat stress yang membawa kemajuan dan membawa dampak yang baik. Eustress dapat membuat Anda memiliki pengetahuan, pengalaman dan kebijaksanaan bertambah. Sehingga energi pikiran menjadi sangat terfokus dan terorganisir dalam bekerja. Jadi, lakukan segala pekerjaan Anda dengan eustress. Cara ini sangat membantu Anda berkonsentrasi pada pekerjaan pentin yang perlu segera diselesaikan.

4. Ambil Waktu untuk Istirahat

Agar produktif, Anda tak melulu harus duduk di depan komputer. Hal ini malah akan menurunkan produktivitas karena Anda akan merasa letih, pusing dan bosan. Sangat disarankan untuk menghirup udara segar sejenak. Bisa dengan cara sekedar ke kantin di kantor atau membaca majalah.

5. Jangan Menunda Pekerjaan

Berhentilah menunda-nunda pekerjaan dan hanya dengan bertanya pada diri sendiri, Apakah saya harus melakukan pekerjaan ini? Apakah saya ingin pekerjaan tersebut dikerjakan sehingga tidak ada di pikiran saya? Semakin Anda hanya banyak berpikir, semakin pula Anda hanya membuang-buang waktu dan menunda segala pekerjaan yang harus diselesaikan.

Semoga bermanfaat dan semoga sukses untuk Anda!

Tim pengumumankerja

Ketahuilah Etika Bersosialisasi di Kantor Baru Anda!

Written By ~ Erch ~ on Monday, April 30, 2012 | 00:18

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/04/ketahuilah-etika-bersosialisasi-di.html

Kegiatan sosialisasi merupakan sebuah proses komunikasi yang harus dijalani di berbagai situasi dan kondisi. Baik di rumah, kampus, maupun kantor.

Ternyata, sosialisasi di lingkungan kerja pun memiliki aturan tersendiri. Salah bersosialiasi bisa-bisa kamu memupuk musuh bukan menambah teman. Berikut cara-cara bersosialisasi di kantor seperti dikutip dari Buku Anak Bawang Cari Peluang

Berbicara dengan jelas
 
Bangunlah komunikasi dengan arah pembicaraan yang jelas. Pembicaraan tanpa arah hanya akan membuat lawan bicara bingung, bahkan kapok untuk kembali melanjutkan perbincangan denganmu.

Hati-hati berkomentar
 
Ketika dilibatkan dalam sebuah pembicaraan yang melibatkan isu menarik, tentu akan memancingmu untuk berkomentar. Namun, hendaknya kamu pikirkan matang-matang komentar yang akan kamu lontarkan. Jika isi perbincangan mengenai hal-hal serius, maka pastikan kamu memberikan komentar yang juga berisi.

Kompromi
 
Tidak hanya di dunia kerja, ketika memasuki lingkungan baru, tentu kamu akan dihadapkan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang yang berbeda. Jangan pernah menjadikan satu pengalaman dengan satu orang untuk menggeneralisasikan rekan-rekan kerja lainnya.

Ketidaksepahaman dengan rekan kerja karena perilaku maupun pola pikirnya tidak sesuai denganmu itu adalah hal wajar. Namun, pastikan kamu tetap produktif dalam bekerja. Budayakan kompromi dan toleransi sehingga bisa tercipta suasana kerja yang solid dan menyenangkan.

Pengaruhi orang lain 
Mempengaruhi orang lain dapat dilakukan dengan banyak cara positif. Bersikap ramah, menjadi pendengar setia, serta ringan tangan akan membuat orang lain merasa nyaman berada di dekatmu. Jangan lupa, tunjukkan kualitas yang kamu miliki sehingga mereka menganggapmu sebagai orang yang diperhitungkan.

Hadapi masalah
 
Meski telah berusaha dengan baik, tidak dimungkiri masalah akan tetap datang. Namun, lari dari masalah bukanlah sebuah sikap yang bijak. Hadapi masalah tersebut dengan kepala dan hati yang tenang.

Tidak mudah terpancing
 
Ketika terjadi konflik di kantor, jangan mudah terpancing emosi. Apalagi melakukan tindakan karena terpengaruh provokasi. Berpikirlah secara jernih, sehingga kamu dapat mengambil sikap dengan obyektif.

Jangan takut perubahan
 
Orang yang antiperubahan hanyalah orang kaku dan pengecut. Jika tidak mampu menerima perubahan, maka kamu tidak akan pernah bisa maju. Oleh karena itu, jangan takut menerima perubahan selama itu memang baik untuk karier dan kehidupanmu.

Lepaskan ego

 
Bekerja dalam sebuah perusahaan apapun berarti siap untuk menjadi pemain tim. Untuk menjadi pemain tim yang baik, kamu harus bisa melepaskan ego, sehingga dapat menjalin kerja sama yang solid.

Semoga bermanfaat dan sukses untuk Rekan-rekan sekalian!

Tim pengumumankerja

Terapkan 4 Tips Ini Jika Anda Terlanjur Melakukan Kesalahan Kerja

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/04/terapkan-4-tips-ini-jika-anda-terlanjur.html

Kita sadari maupun tidak bahwa tidak ada orang yang sempurna. Namun, perlu diakui bahwa saat bekerja semua orang akan selalu berusaha untuk mencapai kesempurnaan. Ketika terjadi kesalahan, Anda pastinya akan merasa panik dan patah semangat. Mau minta maaf, sudah terlambat. Sementara itu, Anda tinggal menghitung waktu untuk mendapat panggilan dari bos. Bagaimana caranya agar Anda bisa segera bangkit dari kesalahan dengan cara yang anggun? Andrea Kay, penulis buku Works' a Bitch and Then You Make It Work, memberikan empat tips singkat ini:

1. Ambil nafas. 

Ketika Anda menyadari telah berbuat kesalahan, cobalah menjauh dari "Tempat Kejadian Perkara" alias "TKP", misalnya komputer Anda. Lalu, ambil nafas dalam-dalam dan keluarkan, lakukan beberapa kali. Kalau memungkinkan, Anda juga bisa berjalan-jalan sebentar di luar. "Rasa takut dan emosi dapat membuat Anda tidak dapat berpikir jernih, sehingga bisa memicu Anda untuk mengambil tindakan yang akhirnya akan disesali," kata Kay.

2. Akui kesalahan. 

Berharap bos tidak menemukan kesalahan Anda hingga 20 tahun ke depan? Sia-sia saja. Dalam hitungan beberapa jam, Anda mungkin sudah dipanggil olehnya untuk diminta memberikan penjelasan. "Lebih baik Anda segera datang mengakui kesalahan pada atasan. Selain itu, beritahu juga padanya apa rencana Anda supaya kesalahan yang sama tidak terjadi lagi di masa mendatang," saran Kay.

3. Diskusikan solusinya. 

Jika kesalahan yang Anda lakukan itu sangat besar dan akan berpengaruh pada orang-orang lain di samping atasan Anda, coba minta pada bos untuk dapat ikut duduk bersama memikirkan solusinya, saran Kay. Berikan beberapa ide Anda untuk mengatasi masalah, lalu minta atasan mengadakan rapat untuk membahasnya bersama rekan lainnya. Bahkan jika atasan menganggap dia orang yang lebih tepat untuk menyelesaikan masalah, setidaknya Anda telah menunjukkan inisiatif untuk mencari solusi.

4. Jangan patah semangat. 

"Cara terbaik untuk bisa bangkit setelah melakukan kesalahan adalah dengan bekerja lebih keras lagi," papar Kay. Alih-alih menyembunyikan diri dan tenggelam dalam rasa minder, lebih baik berusaha untuk tetap percaya diri dan selesaikan semua pekerjaan yang menanti dengan usaha terbaik. Apabila hasilnya nanti memuaskan, dengan sendirinya orang akan mau memaafkan kesalahan Anda sebelumnya.

Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk Rekan-rekan sekalian!

Tim pengumumankerja

4 Kiat Bekerja Tanpa Stres

Written By ~ Erch ~ on Friday, April 27, 2012 | 22:29

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/04/4-kiat-bekerja-tanpa-stres.html

Stres bagi seorang pekerja, nyaris tak bisa terpisahkan. Apapun bentuknya pekerjaan itu, stress pasti berusaha mengintai bahkan mengikutinya. Kondisi ini pastinya harus dihindari. Lalu, Bagaimana menghindarinya?

1. Meja kerja bersih

Meja kerja yang bersih dari kertas kerja akan sangat membantu anda untuk lebih fokus pada apa yang sedang dikerjakan. Pekerjaan akan cepat selesai karena pandangan tidak terganggu dengan tumpukan kertas di atas meja.

2. Bekerja dengan prioritas

Semua pekerjaan memang penting untuk diselesaikan secepatnya. Tapi, kita harus bisa membedakan mana yang mendesak untuk diselesaikan, mana yang bisa sedikit ditunda. Bekerjalah dengan prioritas! Dan beban pikiran pun akan jauh berkurang.

3. Segera ambil keputusan

Semakin cepat anda mengambil keputusan dalam menghadapi masalah, semakin cepat pula masalah anda akan terselesaikan. Dan, Anda tidak perlu lagi berlama-lama stress memikirkan masalah itu. Bukan pekerjaan yang gampang, tapi harus dilakukan secepatnya supaya tidak berlarut-larut.

4. Delegasikan pekerjaan

 
Tidak ada orang di dunia ini yang bisa melakukan segala pekerjaan tanpa bantuan orang lain. So, biasakan untuk mulai membagi beban kerja dengan orang lain di tim kerja anda. Stress berkurang dan anda pun akan punya lebih banyak waktu luang untuk aktivitas lainnya.

Semoga bermanfaat & semoga sukses untuk Anda!

Tim pengumumankerja

Sering Merasa Jenuh di Kantor? Terapkan 4 Cara Efektif Berikut Ini

Written By ~ Erch ~ on Thursday, April 26, 2012 | 23:20

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/04/sering-merasa-jenuh-di-kantor-terapkan.html

Kejenuhan merupakan salah satu penyakit yang sering hinggap saat bekerja. Gejala-gejala yang timbul biasanya mata jadi berkunang-kunang, ngantuk dan malas untuk mengerjakan tugas yang sudah menumpuk. Anda tidak perlu khawatir karena ini merupakan hal yang normal.

Masing-masing individu memiliki tingkat kejenuhan yang berbeda, tergantung dari beberapa faktor yang mempengaruhinya, seperti usia, makanan yang Anda konsumsi, dan tingkat aktivitas Anda. Yang tidak boleh dilakukan adalah membiarkan rasa bosan ini berlama-lama hinggap di tubuh Anda, hingga menganggu aktivitas pekerjaan dan mengurangi produktifitas Anda.

Bagaimana caranya menghilangkan rasa jenuh saat di kantor dengan cara-cara praktis? Tips berikut ini, bisa Anda terapkan saat mata Anda sangat berat untuk dibuka:

1. Cari udara segar

Duduk berlama-lama mengakibatkan pegal dan suntuk karena terus berada di dalam ruangan. Cobalah, saat rasa malas itu datang, segera bangkit dari kursi Anda, bergerak ke luar ruangan dan lakukan aktifitas yantg bisa membuat Anda terhibur. Sekadar menghirup udara luar atau melakukan sedikit exercise seperti push up bisa mengembalikan kekuatan Anda yang sempat hilang, atau menelpon teman Anda untuk sekadar menanyakan kabar atau membahas film apa yang tayang minggu ini. Bisa dijamin, badan Anda kembali segar.

2. Dengarkan Musik

Bila keadaan Anda tidak memungkinkan untuk keluar ruangan, Anda bisa menyegarkan pikiran Anda dengan mendengarkan musik favorit atau lagu yang bersemangat di meja Anda bekerja. Cara ini bisa membantu menghilangkan kejenuhan sejenak dan kembali memompa semangat Anda.

3. Minum Air Putih

Dehidrasi bisa membuat kita lelah dan lesu. Air dapat menyegarkan tubuh dengan cara mengatur metabolisme tubuh kembali lancar. Jangan khawatir bila jadinya bolak-balik kamar mandi, hal itu bisa menjadi salah satu cara agar tubuh Anda tidak malas untuk bergerak. Bagaimana dengan minuman lain seperti kopi atau teh? Kandungan yang terdapat dalam kopi dan teh lebih memiliki efek samping ketimbang air putih. Silahkan cari minuman dan makanan yang sehat untuk Anda.

4. Organize Email atau akun Sosial Media

Selain aktifitas yang bisa membuat fisik anda terjaga, Anda juga dapat mengalihkan kebosanan dengan menjelajahi ruang sodial media Anda, seperti Facebook, Twitter, Google+, Linkedin atau hanya sekadar mengecek email masuk Anda yang pasti sudah berjumlah ratusan. Dari sana Anda akan menemukan beberapa email yang menghibur atau informatif yang kurang Anda sadari sebelumnya. Membuka situs olahraga atau infotainment juga bisa menyegarkan otak setelah seharian bergumul dengan pekerjaan kantor.

Namun walaupun bebarapa cara di atas dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa jenuh Anda, tetapi ada baiknya mencegah sebelum rasa jenuh itu datang. Menurut ahli kesehatan, rasa malas saat bekerja itu bisa menjadi tolak ukur seberapa sehat gaya hidup Anda.

Ada beberapa cara efektif untuk mencegah rasa malas itu datang, seperti :
  • Makan seimbang. Mengkonsumsi karbohidrat yang terlalu tinggi dapat menngakibatkan kantuk. Atur pola makan sehat agar produktifitas kerja Anda tidak terganggu dengan apa yang Anda makan.
  • Tidur cukup. Sepertinya hal ini yang hampir dialami semua orang. Membiarkan mata berjaga hingga dini hari dan terbangun dengan mata yang masih mengantuk. Hal ini jelas akan mempengaruhi aktifitas Anda di siang hari. Tidur terlalu lama pun tidak bagus, Anda akan berisiko mengalami penurunan energy lebih banyak dari biasanya. Tidurlah 7-9 jam tiap hari dan kurangi kebiasaan begadang.
  • Dapatkan pekerjaan yang lebih menantang. Perasaan malas saat bekerja bisa disebabkan karena kurangnya tantangan di dalam pekerjaan Anda. Dari pada, Anda merasa setengah hati dalam bekerja sehingga mengakibatkan rasa bosan terus menerus, mungkin sudah saatnya Anda mencari pekerjaan baru yang lebih menantang.
Semoga bermanfaat dan sukses untuk pekembangan karir Anda !

Tim pengumumankerja

Kiat Sukses Mempromosikan Diri dalam Berkarir tanpa "Menjilat"

Written By ~ Erch ~ on Sunday, April 22, 2012 | 02:49

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/04/kiat-sukses-mempromosikan-diri-dalam.html

Banyak cara untuk mencari perhatian di tempat kerja, baik itu dari teman-teman satu tim maupun dari atasan. Siapa sih yang tak ingin kelihatan menonjol di mata orang lain. Lebih-lebih dalam konteks pekerjaan, "menonjol" bisa membantu mempercepat kemajuan karier. Namun, berhati-hatilah. Keinginan yang terlalu menggebu untuk terlihat paling menonjol di antara yang lain di kantor, salah-salah bisa membuat Anda "over-acting". Bila ini terjadi, bukannya simpati atau penilaian yang positif yang Anda dapatkan melainkan justru label buruk, misalnya Anda bisa dicap sebagai penjilat.

Memangnya Anda mau mendapatkan penghargaan sebagai The Most Likely to Kiss Some Boss Butt?

Oleh karenanya sebelum Anda beraksi di tempat kerja, pastikan dulu Anda mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

1. Apakah Anda tipe karyawan yang sebenarnya tidak memiliki keterampilan yang jelas dalam bidang tertentu, namun pintar memanfaatkan situasi dan mencari celah untuk mempromosikan diri?

2. Apakah Anda suka membuatkan kopi untuk bos, sambil berusaha agar semua orang tahun bahwa Anda melakukannya?

3. Apakah Anda selalu merasa punya andil dan jasa atas kesuksesan orang lain, padahal kenyataannya tidak demikian, atau andil dan jasa Anda tidak sebesar yang Anda gembar-gemborkan?

4. Sebaliknya dari no.3, apakah Anda gemar mencari kesalahan orang lain untuk kegagalan pekerjaan Anda?

5. Apakah Anda punya kebiasaan mengulur-ulur waktu meeting dengan komentar-komentar panjang yang "nggak penting", sekedar untuk menunjukkan bahwa Anda ada di situ?

6. Apakah Anda suka menggosipkan teman-teman sekerja, dan menceritakan kekurangan mereka kepada atasan?

7. Apakah Anda orang terakhir yang meninggalkan kantor padahal sebenarnya tak ada alasan apapun bagi Anda untuk pulang belakangan?

Jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut "tidak", maka Anda memang bukan seorang penjilat. Namun, jika Anda masih ragu-ragu atau bahkan diam-diam mulai mengakui bahwa semua itu adalah kebiasaan Anda sehari-hari selama ini, maka Anda sebenarnya bukanlah karyawan yang berdedikasi seperti yang Anda pikirkan. Artinya, inilah saatnya bagi Anda untuk berubah, demi konsistensi karir Anda. Sebab, percayalah, di mana pun tak ada tempat bagi orang yang menempuh cara-cara yang bersifat menjilat dalam mengejar kemajuan karier di tempat kerja.

Semoga Bermanfaat & Semoga Sukses untuk Anda !

Tim Kontributor pengumumankerja

Advertise


  •  
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Pengumuman Kerja - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger