Headlines News :

Latest Post

Showing posts with label Tips mendapatkan Karir Impian. Show all posts
Showing posts with label Tips mendapatkan Karir Impian. Show all posts

Bolehkah Uang THR Dihabiskan untuk Belanja? Berikut Cara Mensiasatinya

Written By ~ Erch ~ on Thursday, August 2, 2012 | 21:56

Lowongan Agustus 2012 - bolehkah-uang-thr-dihabiskan-untuk

Pada tiap tahunnya, perusahaan pasti menyiapkan Tunjangan Hari Raya atau yang biasa disebut THR bagi setiap pegawainya. Namun yang jadi pertanyaan sekarang : 

"Bolehkah menghabiskan THR untuk kepentingan Lebaran saja?"

Seorang Perencana keuangan sekaligus Chief Executive Officer QM Financial, Ligwina Hananto menjelaskan jikalau Anda boleh menghabiskan THR untuk keperluan Idul Fitri. Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pada umumnya, THR diberikan dua minggu sebelum hari raya. Jika Anda menerima tunjangan tanggal 25 bulan ini, sementara Lebaran masih bulan depan, usahakan THR tidak dihabiskan sebelum Hari Raya tiba.

Banyak wanita yang menghabiskan THR mereka karena menganggap masih bisa mengandalkan gaji pasangan. Padahal, belum tentu suami dapat memenuhi segala kebutuhan yang Anda inginkan ketika Lebaran. Makanya, rencanakan pengeluaran THR Anda agar tetap terkendali.

"Boleh menghabiskan THR karena THR itu sebenarnya dikhususkan sebagai penunjang hari raya, tapi jangan sampai THR habis hingga hari kemenangan tiba. Ingat, masih ada kurban dan sale akhir tahun," tutur Ligwina yang akrab dipanggil Wina saat ditemui wolipop usai mengisi acara di Festival Wanita Wirausaha Mandiri & Femina 2012 di Epicentrum Walk belum lama ini.

Wina juga menjelaskan kalau tunjangan tersebut biasanya digunakan untuk membelanjakan keperluan Idul Fitri, seperti membeli bingkisan Lebaran, mudik, hingga memberikan bonus kepada orang-orang yang sudah membantu Anda, seperti baby sitter atau pembantu rumah tangga. Tapi di luar hal-hal tersebut Anda harus ingat, setelah Lebaran masih ada Idul Adha maka jangan boros ketika mudik.

"Banyak yang mudik, tapi pengeluarannya ‘jor-joran’ karena tidak bisa mengontrol keuangan mereka. Masa bisa mudik, tapi tidak bisa berkurban,” urai Wina, seorang perencana keuangan dan penulis buku 'Untuk Indonesia yang Kuat, 100 Langkah untuk Tidak Miskin' tersebut.

Wina juga menegaskan Anda dan pasangan harus mengatur pengeluaran dengan matang agar semua hal yang Anda inginkan dapat terpenuhi. “Financial planning tidak menyuruh Anda hemat, tapi supaya semua kebutuhan Anda bisa terwujud,” tutup Wina.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

5 Kiat Mengawali Kerja di Hari Senin Agar Menyenangkan

Written By ~ Erch ~ on Sunday, July 29, 2012 | 00:38

Lowongan Juli 2012 - 5-kiat-mengawali-kerja-di-hari-senin

Banyak orang yang menyambut hari Senin dengan perasaan malas dan suasana hati yang tidak menyenangkan. Setelah akhir pekan yang biasanya diisi dengan kegiatan menyenangkan seperti jalan-jalan, liburan atau istirahat, terpaksa harus berakhir.

Apabila sudah begini, kata 'I hate Monday' sudah tak asing lagi terlontar. Melewati hari dengan semangat untuk beraktivitas jadi sulit dilakukan. Untuk mengatasinya, simaklah lima tips yang dapat dilakukan untuk mengawali hari kerja Anda menyenangkan.

1) Lakukan Hal Produktif Saat Weekend

Jika Anda terbiasa melakukan hibernasi saat weekend, mulai sekarang cobalah untuk mengubah kebiasaan tersebut. Biasakan untuk melakukan hal-hal produktif. Melakukan hal produktif bukan berarti tidak bisa santai. Anda bisa merencanakan hari weekend untuk melakukan aktivitas yang sedikit ringan. Misalnya, olahraga bersama suami dan anak.

Selain sehat dan bermanfaat bagi kesehatan, waktu pun tidak terbuang sia-sia. Cara tersebut dapat membantu mengurangi rasa malas. Dengan menerapkan cara ini, dijamin Anda akan bersemangat untuk menghadapi hari senin dan kembali bekerja dengan penuh semangat.

2) Masak Makanan yang Spesial

Ada baiknya jika Anda menggunakan hari minggu tersebut dengan memasak makanan yang spesial untuk keluarga. Buatlah makanan yang sehat dan bernutrisi. Anda juga bisa membawa makanan tersebut ke kantor esok harinya. Sehingga Anda bisa memanjakan diri dengan makan makanan yang lezat dan bernutrisi, Anda juga tak perlu repot lagi untuk membeli makanan di kantor saat jam makan siang.

3) Kurangi Pekerjaan Di Hari Senin

Jika Anda memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, kerjakanlah sebagiannya di hari jumat. Sehingga pada hari seninnya nanti, Anda bisa jadi lebih sedikit rileks dan tidak terburu-buru dalam bekerja. Usahakanlah untuk tidak memberi terlalu banyak beban berat di hari Senin. Hal tersebut untuk menghindari perasaan malas.

4) Membuat Rencana ke Depan

Ambilah sedikit waktu untuk membuat rencana aktivitas Anda selama seminggu ke depan. Prioritaskanlah tugas Anda yang lebih penting yang harus segera diselesaikan. Pastikan juga Anda menjadwalkan waktu untuk memanjakan diri sendiri. Dengan melihat apa yang akan dihadapi pada awal minggu ini dapat membantu Anda untuk lebih bersemangat.

5) Jangan Mengeluh

Tak sedikit orang sering mengeluh untuk menghadapi kenyataan bahwa "Tomorrow is Monday." Kenyataannya, mengeluh tidak akan memberi perubahan apapun. Untuk mengatasinya, usahakanlah untuk menyemangati diri sendiri dan orang-orang yang berada di sekeliling Anda. Berpikirlah tentang hal-hal positif yang kemungkinan akan terjadi di kantor.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

Tim Pengumuman Kerja.

4 Tips Efektif Mengelola Waktu Agar Anda Dapat Bekerja Lebih Produktif

Written By ~ Erch ~ on Thursday, July 12, 2012 | 00:06

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/07/4-tips-efektif-mengelola-waktu-agar.html

Apakah Anda selalu merasa tidak produktif saat bekerja? Atau bahkan sering kewalahan mengerjakan pekerjaan yang terlalu menumpuk? Hal tersebut biasanya dikarenakan Anda tidak dapat mengelola waktu kerja dengan baik.

Seharusnya waktu yang Anda pergunakan masih bisa lebih maksimal secara efisien dan efektif untuk menyelesaikan pekerjaan lainnya. Lalu, bagaimanakah caranya agar bisa lebih terorganisir? Simak tipsnya di sini.

1. Membuat Rencana ke Depan

Manfaatkanlah waktu sekitar 15 menit atau lebih di setiap harinya untuk merencanakan apa yang akan Anda lakukan selanjutnya. Anda bisa membuat catatan secara terperinci di buku harian, dengan begitu waktu yang akan dipergunakan dapat terorganisir dengan baik. Setelah itu, buatlah daftar baru mengenai aktivitas dan pekerjaan apa saja yang akan dilakukan keesokan harinya.

2. Prioritaskan Pekerjaan yang Paling Penting

Apabila dihadapkan dengan banyaknya pekerjaan dalam waktu yang berbarengan, sebaiknya prioritaskan terlebih dahulu pekerjaan yang paling penting. Targetkan pula kerjaan tersebut kapan harus Anda selesaikan. Cara ini dapat mempermudah Anda memanfaatkan waktu dengan efektif sehingga semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan rapi dan baik.

3. Beristirahat

Jangan sampai Anda melewatkan waktu istirahat dengan terus menerus menyelesaikan pekerjaan. Ingatlah bahwa Anda hanya manusia pada umumnya yang juga membutuhkan waktu istirahat. Oleh karena itu, pergunakanlah waktu tersebut dengan maksimal. Misalnya, makan siang, minum kopi atau teh agar tidak mengantuk dan berbincang-bincang bersama rekan kerja agar pikiran lebih fresh.

4. Evaluasi Diri

Sebisa mungkin luangkanlah waktu untuk mengevaluasi diri. Dengan begitu Anda dapat mengidentifikasi apa saja yang sudah diselesaikan dan Anda capai, lalu mana saja yang belum. Cara ini bisa membuat Anda lebih efisien dalam memaksimalkan waktu.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

Tim pengumuman kerja.

5 Hal Ini Tabu Anda lakukan Saat Wawancara Kerja

Written By ~ Erch ~ on Thursday, July 5, 2012 | 23:18

www.pengumumankerja.blogspot.com/2012/07/5-hal-ini-tabu-anda-lakukan-saat.html

Kadangkali waktu saat wawancara kerja adalah saat yang krusial di mana Anda sering merasa gelisah.

Agar tidak bingung saat wawancara nanti, Anda pun bertanya ke teman yang sudah pernah menjalani wawancara kerja. Tidak hanya itu, Anda juga giat browsing berbagai tips sukses wawancara kerja. Tetapi, tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang tabu kamu lakukan selama menjalani wawancara kerja.

Mau tahu? Simak daftar berikut, seperti dinukil dari College Cures.

Jangan menyumpah

Seringkali kita reflek menyumpah, dan terkadang dalam kata-kata sangat kasar, ketika mendadak menghadapi situasi yang tidak menyenangkan. Tidak peduli apakah kamu sekadar tersandung atau menginjak sarang semut merah, seburuk apa pun keadaan yang kamu hadapi, jangan menyumpah dan naikkan standarmu.

Bahkan jika kamu tidak secara langsung diwawancarai, dan hanya diajak "ngobrol", sumpah serapahmu akan membuat citramu buruk. Ingat, kantor memiliki banyak mata dan telinga yang melihat dan mendengar semua langkah yang kamu buat.

Perlakukan semua orang setara

Kamu bukanlah karyawan di tempat yang kamu datangi, jadi kamu tidak punya hak untuk merasa "lebih" dari semua orang. Kamu harus memperlakukan semua orang yang kamu temui ketika wawancara kerja - mulai dari direktur hingga petugas kebersihan - dengan level hormat yang setara.

Terkadang, para bos berjalan-jalan untuk melihat tipe karyawan seperti apa kamu. Dan jika kamu memiliki dua wajah, maka mereka tidak akan menginginkanmu dalam timnya.

Jangan menguap

Akibat perjalanan jauh, kamu pun menguap. Bisa jadi kamu tidak sengaja menguap. Apa pun penyebabnya, kamu harus minta maaf jika ini terjadi.

Jika kamu tidak bisa berhenti menguap, ambillah lima menit untuk ke kamar mandi dan cuci mukamu agar kembali segar. Kamu bisa juga minum atau makan permen.

Menguap, meski dilakukan secara tidak sengaja, memperlihatkan seolah-olah kamu tidak tertarik dan tidak berpikir perusahaan yang memanggilmu berarti untukmu. Jangan lupa akan dampak yang mungkin kamu timbulkan.

Bermain aman

Bahkan jika kamu 100 persen yakin tidak ingin bekerja di perusahaan yang sedang mewawancaraimu, kamu perlu menjaga sikap yang positif selama sesi wawancara. Dunia kerja sangat ketat, dan informasi apa pun akan cepat menyebar, terlebih jika kamu terbukti kasar dan tidak sopan.

Mendiskusikan masa lalu

Bisa jadi kamu memang memiliki pengalaman kerja yang sangat memuaskan dan patut menjadi catatan tersendiri dalam aplikasi kerjamu. Tetapi, janganlah kemudian kamu selalu menyinggungnya dalam wawancara dengan calon perusahaan barumu.

Pada intinya, kamu harus memperlihatkan sikap terbaikmu sedetik setelah kamu memasuki ruang wawancara. Perekrutmu mengharapkan kamu menjadi diri sendiri pada titik ini. Dan jika kamu membuat keputusan yang buruk, maka mereka akan menyadari bahwa "dirimu sendiri" tidaklah cukup untuk menarik perhatian mereka. Tampilkanlah yang terbaik pada dirimu. Biarkan kepribadianmu bersinar.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk Anda semua.

Tim JobAnoun.

6 Tips Jitu untuk Pulihkan Energi Tubuh Setelah Penat Bekerja

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/07/6-tips-jitu-untuk-pulihkan-energi-tubuh.html

Rasa penat dan letih adalah hal yang lazim kita rasakan setelah menghabiskan delapan jam waktu di tempat kerja, berkutat dengan tugas kantor. Manusia tak bisa disamakan dengan robot tentunya. Kadang-kadang kita merasa mampu untuk bekerja optimal dengan hanya sedikit istirahat, tetapi sebetulnya sistem tubuh kita tidak membolehkan hal itu.

Lantas, bagaimanakah cara kita menyiasati hal tersebut? Beberapa kegiatan berikut mungkin akan membantu kita mengurangi rasa letih sehingga kita menjadi lebih siap menjalankan tugas-tugas kita selanjutnya.

1. Jadikan “tidur yang cukup” sebagai prioritas.

 
Mungkin tak banyak yang menyadari bahwa pengurangan waktu tidur setiap jamnya akan membuat konsentrasi kita berkurang ketika mengerjakan tugas lain. Riset juga membuktikan bahwa 95% dari kita memerlukan waktu tidur selama 7 - 8 jam sehari untuk dapat benar-benar pulih dan kembali siap mencerna pengetahuan-pengetahuan baru. Bahkan, para perfomers seperti atlit dan penyanyi yang hebat, menghabiskan lebih dari delapan jam untuk beristirahat.

2. Mengambil jeda istirahat singkat setidaknya setiap 90 menit.

 
Ketika kita bekerja, yang penting bukanlah pada lamanya kita bekerja, tetapi pada produktivitas yang kita hasilkan. Demikian juga dengan istirahat, bukan semata-mata bergantung pada lamanya kita jeda, tetapi bagaimana kita dapat memperbaharui semangat dan energi kita. Cara yang paling mudah adalah dengan mengambil jeda di antara waktu kerja kita dan memanfaatkannya untuk meluruskan kembali otot-otot yang tegang. Stretching ringan atau menarik napas dalam-dalam selama tiga menit bisa kita coba untuk membantu menyegarkan kembali pikiran dan otot yang tegang tersebut.

3. Mendaftar kegiatan apapun yang akan kita lakukan.

Menuliskan kegiatan-kegiatan yang akan dan harus kita lakukan dapat membantu mengurangi beban kerja otak. Dengan mencatat semuanya,  kita tidak perlu berpikir-pikir lagi tentang pekerjaan mana yang sudah atau belum terlaksana.

4. Melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan denyut jantung

Tugas kantor yang sangat padat sering kali menyita waktu kita sehingga tidak sempat berolah raga. Kita jarang aerobik atau fitness dengan alasan tidak ada waktu. Bagi kita yang bekerja di dalam kantor, salah satu cara untuk menyiasati hal tersebut adalah dengan berjalan-jalan keluar kantor ketika istirahat makan siang. Atau bisa juga dengan 20 – 30 menit tidur menjelang sore antara pukul 01.00 – 04.00 sore, ketika kondisi tubuh sedang capek-capeknya.

Dalam penelitiannya, Sara Mednick menemukan bahwa selain sangat restoratif, tidur singkat yang nyenyak dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif kita daripada tidak istirahat sama sekali.

5. Belajar mengapresiasi kelebihan orang lain dan diri sendiri.

Salah satu faktor yang mebuat energi kita melemah adalah adanya emosi negatif yang kita rasakan. Emosi negatif tersebut, bisa saja timbul dari rasa iri atau kesal dengan perilaku rekan kerja di kantor. Daripada demikian, akan lebih baik jika kita memberikan pujian ketika orang lain memperoleh kesuksesan. Selain kita memberikan emosi positif kepada orang lain, sharing hal positif juga akan membuat kita merasa lebih baik.

Sesekali, kita juga perlu melihat ke dalam diri sendiri, dan mengapresiasi kelebihan kita. Jangan melulu menyalahkan diri sendiri ketika menemui kegagalan.

6. Tidak mencampuradukkan urusan pekerjaan dengan urusan pribadi.

Ketika kita meninggalkan kantor, maka seharusnya urusan kantor tidak perlu dibawa-bawa ke rumah. Singkatnya, kita tidak perlu dipusingkan lagi oleh urusan kantor yang belum selesai, dan memulai kegiatan pribadi dengan semangat yang baru.

Jadi, meskipun rasa penat itu tidak terhindarkan, tetapi kita bisa meminimalkan dampaknya.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk rekan semua.

Tim JobAnoun.

Ini Dia! Trik agar Anda Mendapatkan Pekerjaan yang Tepat

Written By ~ Erch ~ on Friday, June 29, 2012 | 18:37

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/ini-dia-trik-agar-mendapatkan-pekerjaan.html

Kehilangan pekerjaan merupakan fenomena yang banyak dialami oleh para pekerja dalam beberapa tahun terakhir. Apabila Anda dihadapkan dengan situasi tersebut, cobalah untuk menemukan pekerjaan baru yang sesuai dengan passion.

Jika Anda bersedia untuk meluangkan sedikit waktu dan usaha, maka mencari pekerjaan bukanlah suatu hal yang sulit. Yang terpenting Anda perlu mengetahui dimana mencari pekerjaan tersebut dan membuat surat lamaran dengan tepat. Lantas, bagaimanakah caranya agar bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion?

Dikutip dari Lifestyle, langkah pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan menanyakan kepada keluarga atau teman. Seperti yang kita ketahui bahwa banyak orang mendapatkan pekerjaan melalui referensi orang terdekat yang telah mengenal Anda dengan baik. Mungkin Anda mempunyai teman atau keluarga yang bekerja di perusahan besar, jadi tak ada salahnya jika menanyakan soal lowongan pekerjaan yang ada di perusahaan tempat mereka bekerja. Siapa tahu, posisi yang tersedia cocok dengan minat Anda.

Cara kedua yang bisa diterapkan yaitu, Anda bisa melakukan pencarian kerja melalui situs lowongan pekerjaan. Dalam beberapa tahun terakhir ini, internet memudahkan kita untuk bisa mengetahui beragam informasi, termasuk mengenai lowongan pekerjaan yang tersedia di berbagai macam perusahaan.

Situs yang menawarkan lowongan pekerjaan juga terbilang banyak. Jadi, jangan ragu untuk mendaftarkan diri Anda melalui website tersebut. Hal ini juga menjadi cara yang baik bagi Anda untuk menemukan pekerjaan yang diinginkan dan sesuai dengan minat.

Biasanya di situs-situs tersebut terdapat kategori tersendiri mengenai ketersediaan posisi yang dibutuhkan. Tak hanya itu saja, dalam situs pekerjaan itu memudahkan Anda untuk meng-upload data diri sehingga perusahaan yang bersangkutan bisa melakukan pencarian terhadap para pelamar melalui situs tersebut.

Surat kabar juga dapat menjadi sumber informasi untuk Anda mengenai lowongan pekerjaan yang tersedia. Secara umum, koran memiliki halaman khusus mengenai lowongan pekerjaan. Kebanyakan perusahaan mengiklankannya di hari sabtu dan minggu. Melalui koran tersebut, Anda juga dapat mengetahui informasi mengenai lokasi dan bidang karir yang dibutuhkan.

Pastikan ketika mencari informasi lowongan melalui surat kabar, Anda melamar pekerjaan yang sesuai dengan harapan. Hal yang paling penting untuk Anda perhatikan adalah wakltu, karena biasanya iklan di koran memiliki batas waktu tertentu.

Di beberapa kesempatan pihak yang membutuhkan karyawan juga terkadang mengiklankannya secara langsung melalui website resmi perusahaan tersebut. Biasanya di sana juga telah tercantum batas waktu yang ditentukan untuk melamar pekerjaan.

Langkah terakhir yang bisa Anda terapkan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan minat yaitu melalui job fair. Umumnya, di sana Anda dapat menemui salah satu pihak dari perusahaan untuk bisa menanyakan secara langsung mengenai informasi perusahaan tersebut.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk Anda semua.

Tim Pengumuman Kerja.

Perihal yang Sebaiknya Dilakukan & Jangan Dilakukan dalam Membuat Surat Lamaran Kerja

Written By ~ Erch ~ on Tuesday, June 26, 2012 | 23:20

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/perihal-yang-sebaiknya-dilakukan-jangan.html

Proses pengiriman Daftar Riwayat Hidup atau CV merupakan langkah pertama dan paling utama dalam tahapan mendapat pekerjaan. Oleh karena itu, para pelamar kerja harus membuatnya sebagus dan seefisien mungkin.

Sayangnya banyak orang menganggap remeh surat lamaran kerja yang dikirim. Misalnya tidak teliti dalam penulisan sehingga salah ketik atau asal menyebar CV ke semua perusahaan. Bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan baru atau Fresh Graduate, perhatikan hal-hal yang sebaiknya dilakukan & jangan dilakukan dalam mengirim CV agar peluang untuk diterima kerja lebih besar.
 
A. Yang Sebaiknya JANGAN DILAKUKAN :
  1. Banyak pelamar yang asal-asalan dalam melamar kerja, padahal mereka mengetahui jika posisi yang diminta tidak sesuai. Maka dari itu, pastikan dalam menulis CV dan surat lamaran kerja (resume) harus disesuaikan dengan posisi yang dilamar. Perekrut ingin mengetahui latar belakang Anda dengan cepat dan efisien. Jadi pastikan Anda menuliskan kelebihan yang terkait dengan bidang kerja yang dilamar. Jika tidak ada, Anda dapat menyebutkan aspek yang relevan, seperti kemampuan kepemimpinan atau delegasi.
  2. Banyak yang menganggap remeh salah ketik dalam CV dan resume. Pelamar berpikir, toh para HRD atau perekrut memahami maksudnya. Dari sini, perekrut akan melihat Anda sebagai orang yang ceroboh dan mengganggap remeh akan hal-hal kecil. Jika persoalan kecil seperti mengetik dengan benar saja tidak bisa, bagaimana Anda akan mengerjakan tugas dengan tanggung jawab lebih besar?
  3. Jangan menyombongkan diri dalam surat lamaran kerja dan memberikan informasi palsu di CV atau resume. Tulislah kemampuan dan keahlian yang memang benar Anda miliki. Sehingga ketika masuk ke ruang wawancara, Anda lebih percaya diri memaparkan kelebihan Anda. Karena staf HRD akan segera tahu jika Anda sedang berbohong.
  4. Kesalahan yang kerap dilakukan pelamar adalah, hanya mengirimkan lampiran CV lewat email tanpa surat permohonan melamar kerja. Hal itu akan membuat Anda terkesan malas dan tidak bersungguh-sungguh dalam mendapatkan pekerjaan. Cara mendeskripsikan diri, menjabarkan visi, misi serta harapan dalam surat permohonan bisa menjadi acuan para perekrut untuk memilih kandidat yang tepat.
  5. Jangan menyertakan foto dari Facebook atau yang diambil dengan kamera telepon sendiri, itu terkesan sangat tidak profesional. Jika benar-benar dalam mencari pekerjaan, berusahalah lebih keras. Berpakaian rapi minimal menggunakan kemeja, dan buat pas photo di studio foto profesional.
  6. Kecuali Anda melamar pekerjaan di perusahaan bidang kreatif, tidak perlu repot-repot menghias CV dengan bingkai, gambar-gambar atau tulisan warna-warni agar lebih 'dilihat' staf HRD. Menjaganya agar tetap rapi, simpel dan elegan adalah cara paling 'aman' dalam membuat CV.
B. Yang Sebaiknya DILAKUKAN :
  1. Pastikan surat lamaran kerja Anda terorganisir dan mudah dibaca. Font Arial, Calibri atau Times New Roman merupakan font yang paling umum digunakan, font ini juga mudah dibaca. Pastikan tulisannya cukup besar agar pembaca nyaman membacanya. Setiap paragraf jangan terlalu panjang dan bertele-tele. Pastikan Anda menulis kalimat yang baik dan tidak diulang-ulang.
  2. Hanya sertakan pengalaman kerja atau kemampuan yang sesuai dengan bidang pekerjaan. Misalnya Anda pernah mengikuti training jurnalistik jika ingin melamar di perusahaan media, atau seminar manajemen jika tertarik bergabung dengan perusahaan konsultan.
  3. Sebelum mengirimkan CV dan surat lamaran, periksa terlebih dulu resume Anda dan jangan sampai ada yang salah tulis. Jika melamar pekerjaan melalui email atau situs lowongan kerja, Anda juga perlu periksa ulang data-data di dalamnya. Jangan lupa terus mencari sumber baru untuk lowongan pekerjaan.
  4. Fokus pada kualitas, bukan kuantitas dalam daftar pencapaian Anda. Tidak perlu mencantumkan lomba-lomba yang pernah Anda menangkan di tingkat SD, SMP atau kompetisi 17 Agustus-an di kompleks rumah. Tunjukkan pencapaian yang benar-benar menunjukkan kemampuan komunikasi dan kesuksesan yang pernah Anda raih sesuai bidang pekerjaan yang dilamar, juga kegiatan yang berkaitan dengan keorganisasian. "Kalau CV yang dilihat pasti experience-nya. Kita juga lihat kegiatan organisasinya di kampus atau ekstrakulikulernya dia aktif atau tidak," tukas Fania Yunintya, Recruitment Human Capital Trans TV.
  5. Buat CV maksimum hanya dua halaman dan itu sudah mencakup semua informasi inti tentang Anda. Hanya profesional atau orang yang sudah pernah memegang jabatan tinggi, memiliki segudang pengalaman yang harus dicantumkan sehingga butuh kertas lebih dari tiga lembar.
  6. Jika mengirim surat lamaran lewat email, pastikan subjek yang Anda cantumkan jelas (misalnya: 'CV marketing' atau 'calon reporter'). File attachment juga harus jelas, seperti 'lampiran portfolio' atau 'contoh tulisan'.
Semoga bermanfaat & salam sukses untuk Anda semua.

Tim pengumumankerja.

7 Trik Supaya Pekerjaan Kantor Tidak Terasa Membosankan

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/7-trik-supaya-pekerjaan-kantor-tidak.html

Perasaan jenuh pasti suatu saat akan menghampiri kita sebagai manusia normal. Baik itu dalam kehidupan sebagai makhluk individu, maupun dalam pekerjaan sekalipun.

Kadang-kadang pekerjaan yang dikerjakan membuat kita menjadi merasa stres, lelah, pusing, bahkan membosankan. Namun jika Anda dapat menemukan cara untuk membantu menikmati pekerjaan yang dimiliki, hari-hari di kantor akan terasa lebih cepat berlalu dan Anda akan menjadi lebih produktif saat bekerja. Berikut ini adalah beberapa petunjuk untuk menikmati pekerjaan, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Membagi Waktu

Salah satu cara untuk bisa lebih menikmati pekerjaan Anda adalah membagi waktu di setiap harinya dengan teratur. Jika memiliki pekerjaan yang terlalu banyak dan dikejar oleh deadline, sebaiknya buatlah list terlebih dahulu dengan mendahulukan pekerjaan mana yang lebih penting dan harus segera diselesaikan. Cara ini dapat membantu Anda mengatur waktu bekerja lebih baik. Sehingga nantinya Anda dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan maksimal.

2. Dapatkan Tantangan

Mengatur tantangan untuk diri sendiri akan membuat pekerjaan menjadi lebih hidup dan menarik. Dengan cara ini dapat membuat Anda memiliki dorongan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan secara cepat. Mungkin pekerjaan yang dimiliki saat ini tidak lagi menjadi menarik, tetapi dorongan psikologis dan adrenalin dapat membantu Anda merasa lebih positif pada pekerjaan.

3. Ambil Kebanggaan

Mungkin Anda tidak bisa memiliki karir yang menarik dan memuaskan, akan tetapi Anda bisa bangga dalam melakukan pekerjaan dengan baik. Meskipun pekerjaan yang dilakukan tidak sebanding dengan gaji yang didapatkan, namun Anda bisa bangga karena dapat hidup dengan hasil jerih payah membanting tulang selama ini.

4. Mencoba Divisi Lain

Jika Anda bertanya-tanya bagaimana menikmati pekerjaan, kadang-kadang jawabannya bisa dengan cara membuat perubahan. Hal ini bukan berarti harus mencari pekerjaan baru, tetapi bisa dengan cara mencoba untuk pindah ke divisi lain di perusahaan yang sama. Misalnya Anda bekerja di perusahaan media, di bagian promosi, tapi tertarik untuk pindah di bagian marketing. Siapa tahu dengan pindah ke bagian tersebut Anda akan dapat menikmati pekerjaan.

5. Meningkatkan Keterampilan

Salah satu syarat untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik adalah dengan memperoleh keterampilan yang diperlukan. Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan juga memungkinkan Anda untuk lebih berprestasi. Stop terus mengkhawatirkan nasib bahwa Anda akan terjebak dalam pekerjaan yang sama selamanya.

6. Terorganisir

Jika Anda memiliki pekerjaan yang terlalu banyak, tak ada salahnya untuk meminta bantuan dari rekan kerja lainnya. Namun apabila Anda harus bisa menyelesaikannya sendiri, maka saatnya untuk menjadi lebih terorganisir. Prioritaskanlah pekerjaan yang paling penting, dan cari cara yang dapat menghemat waktu Anda.

7. Berteman

Cara terbaik untuk menikmati pekerjaan adalah dengan membuat lingkungan yang lebih menyenangkan. Anda dapat berteman dengan atasan dan rekan kerja lainnya. Hal ini penting karena Anda menghabiskan waktu yang banyak bersama mereka di setip hari kerja. Dengan begitu, cara ini bisa membuat hari Anda lebih terasa menyenangkan.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk Anda semua.

Tim pengumumankerja.

Inilah 8 Pertanyaan Tersulit dalam Wawancara Kerja Disertai Cara Menjawabnya

Written By ~ Erch ~ on Sunday, June 24, 2012 | 21:24

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/inilah-8-pertanyaan-tersulit-dalam.html

Proses wawancara kerja merupakan momen dimana Anda akan dinilai dan dikenal secara singkat oleh perekrut dari perusahaan. 

Mulai dari proses perekrutan, wawancara merupakan salah satu tahapan paling krusial untuk menentukan apakah Anda layak diterima bekerja atau tidak. Banyak pertanyaan yang menjadi 'kunci' saat wawancara, dan biasanya sulit untuk dijawab. 

Pertanyaan seperti apa saja dan bagaimana kiat menjawabnya?

1. Aktivitas selama menganggur? 

Sebaiknya Anda memang memiliki aktivitas untuk mengisi kekosongan setelah lulus kuliah atau selama mencari pekerjaan baru. Jawablah dengan daftar kegiatan Anda yang positif, karena pewawancara akan memaklumi bahwa mencari pekerjaan tidaklah mudah dan menghargai usaha Anda untuk tetap sibuk selama menganggur.

2. Masalah terakhir yang Anda selesaikan?

Pertanyaan kreatif ini bertujuan mengenali kemampuan Anda dalam menghadapi dan menyelesaikan sebuah masalah. Dengan mengingat masalah apa yang Anda temui di pekerjaan sebelumnya dan bagaimana cara menyelesaikannya, pewawancara bisa membayangkan seperti apa karakter profesional Anda.

3. Kekurangan/ kelemahan diri Anda?

"Orang yang tidak bisa menjawab pertanyaan ini justru terlihat aneh dan mengkhawatirkan," ujar Jim Link, direktur manajer perusahaan sumber daya Randstad seperti dilansir Forbes. Tidak ada yang salah dengan menyebutkan kelemahan diri, namun buatlah kelemahan tersebut sebagai sesuatu yang positif.

4. Risiko terbesar yang pernah Anda ambil?

"Beberapa posisi membutuhkan kemampuan untuk bangkit kembali dengan cepat saat mengalami kegagalan," ujar Dale Austin, direktur pelayanan karir di Hope College, Michigan. Hal ini penting bagi pewawancara untuk melihat seberapa beranikah diri Anda untuk menempuh sebuah jalan yang baru untuk sukses atau mengatasi kegagalan.

5. Kritik yang pernah didapat & bagaimana menghadapinya?

Biasanya, pewawancara akan menanyakan hal ini dengan meminta Anda untuk bercerita. Pertanyaan ini dimaksudkan untuk mengetahui kritik yang pernah menempel pada diri Anda dan upaya apa saja yang telah dilakukan untuk memperbaikinya. Ceritakan secara jujur, namun tunjukkan bagaimana Anda menghadapi kritikan tersebut dan menjadikannya 'pecutan' untuk lebih baik lagi.

6. Bagaimana menghadapi tim kerja yang tidak sejalan?

Lynne Sarikas, direktur pengembangan karir di Universitas Bisnis Northeastern, menjelaskan bahwa pertanyaan ini harus dijawab dengan seberapa fleksibel karakter Anda menghadapi tim kerja yang selalu berbeda pendapat. Saat pewawancara memahami apa yang terjadi dengan tim kerja sebelumnya, ia juga akan membayangkan pengalaman seperti apa yang telah Anda dapat dari 'ketidakcocokan ide' tersebut.

7. Ceritakan tentang diri Anda

Kebanyakan orang akan mengulang apa yang telah dituliskan di CV, tapi bukan itu yang ingin didengar pewawancara. Jana Fallon, ahli rekrut pegawai mengatakan, "Jawab dengan singkat sekitar satu sampai dua menit. Ceritakan tentang pendidikan, pengalaman kerja dan fokus di aktivitas pekerjaan terakhir. Tetap di jalur profesional, jangan sampai melewatkan poin-poin plus diri Anda."

8. Kenapa kami harus merekrut Anda?
 
Pertanyaan yang paling sering diajukan, namun paling tidak siap dijawab oleh tiap pelamar. Pelajarilah posisi yang Anda lamar, dan apa kelebihan diri Anda yang bisa ditawarkan. Perekrut juga ingin tahu keahlian dan pengetahuan yang Anda miliki terkait dengan posisi yang ditawarkan.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk Anda semua.

Tim pengumumankerja.

3 Tips Berikut Ini Dapat Membantu Anda Memilih Jalur Karir yang Tepat

Written By ~ Erch ~ on Wednesday, June 20, 2012 | 23:26

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/3-tips-berikut-ini-dapat-membantu-anda.html

Merasa beruntunglah Anda yang saat ini memiliki beberapa tawaran pekerjaan. Ketika berbagai tawaran datang, pikirkan secara matang, karena pilihan karir termasuk dalam salah satu pengambilan keputusan yang critical dalam kehidupan seseorang.

Di bawah ini ada beberapa tips dari Forbes.com yang dapat membantu Anda dalam proses pengambilan keputusan.

1. Jabarkan (Brainstorm)

Pertama, duduklah dan pikirkan segala hal yang menurut Anda penting dalam suatu pekerjaan/karir. Daftar ini dapat memuat hal-hal seperti: kesempatan untuk dipromosikan, gaji, struktur komisi, budaya perusahaan, jenis pekerjaan, besarnya kontrol terhadap proyek yang akan Anda kerjakan, stabilitas perusahaan, kesempatan mendapatkan bonus, asuransi kesehatan, jam kerja, kesempatan bepergian dan sebagainya.

2. Prioritaskan (Prioritize)

Dari beberapa aspek yang sudah kita jabarkan, kita susun daftarnya mulai dari yang tingkat kepentingannya paling tinggi. Dari sekian banyak aspek, bisa kita pilih 5 atau 7 item teratas dari daftar. Item-item tersebut akan mendapatkan bobot paling besar dalam penilaian akhir.

3. Analisa (Analize)

Setelah memprioritaskan, langkah selanjutnya adalah menganalisis cost dan benefit dari masing-masing aspek. Pikirkan masak-masak setiap kriteria dan pilihlah pekerjaan yang paling mendekati kualifikasi yang kita inginkan.

Dengan melakukan analisis, tentunya kita akan mendapat gambaran lebih jelas mengenai peluang mana yang kira-kira lebih unggul dibanding yang lain. Jika kita tidak memiliki cukup informasi mengenai kedua perusahaan, kita bisa menanyakan kepada kenalan yang sudah bekerja di perusahaan tersebut atau browsing di internet. Dan yang pasti, setiap keputusan yang kita ambil adalah mengandung risiko. Bukan berarti kita harus ragu-ragu menghadapi itu, tetapi menjadikan risiko itu sebuah tantangan untuk berperforma lebih baik lagi.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk Anda semua.

Tim jobanoun.

Langkah Sederhana Berikut Ini akan Bantu Seimbangkan Kehidupan Pribadi & Karir Anda

Written By ~ Erch ~ on Monday, June 11, 2012 | 00:20

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/langkah-sederhana-berikut-ini-akan.html

Apabila Anda tidak dapat mengingat kapan terakhir kali hang-out bersama teman-teman atau secara teratur mengecek handphone meskipun tidak berbunyi, maka Anda perlu waktu untuk berhenti sejenak dan mengganti prioritas Anda.

Kerja keras yang dilakukan merupakan kegiatan yang positif, tetapi apabila hal tersebut telah membuat Anda kelelahan, maka sudah saatnya untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Ikuti langkah-langkah mudah berikut untuk menambahkan waktu luang pribadi, seperti dilansir oleh Savvy Sugar.

A. Me Time

Buatlah pengingat di handphone atau tambahkan jadwal “Me Time” ke dalam kalender. Kegiatan tersebut perlu dilakukan agar Anda dapat memiliki waktu luang untuk memanjakan diri sendiri tanpa adanya gangguan.

B. Berolahraga

Salah satu cara terbaik untuk menjernihkah pikiran dan menghilangkan stress adalah dengan melakukan olahraga ringan. Kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif untuk kebugaran tubuh. Anda bisa melakukannya dengan jogging di pagi atau sore hari, atau olahraga ringan lainnya yang memungkinkan untuk dilakukan.
 
C. Batasi Jam Kerja di Rumah

Dengan adanya teknologi modern saat ini memudahkan untuk bekerja selama 24 jam dalam sehari. Tetapi bukan berarti Anda harus bekerja selama itu. Jika ada pekerjaan mendesak yang harus dilakukan di rumah, Anda harus membatasi jam kerja agar tidak berlebihan.

D. Ambil Waktu Pribadi untuk Istirahat

Saat jam istirahat di siang hari, Anda perlu mengambil waktu sekitar 15 hingga 20 menit dan manfaatkanlah waktu tersebut untuk keperluan pribadi Anda. Misalnya menelepon kekasih atau suami, mengobrol dengan rekan kerja, membeli camilan di mini market atau membuat daftar tugas yang harus diselesaikan selama seminggu ke depan sambil bersantai di salah satu kedai kopi.

E. Pulang Kerja Tepat Waktu

Anda perlu menetapkan batasan kapan harus berhenti bekerja dan pulang ke rumah tepat waktu. Jadi jika pekerjaan tersebut harus diselesaikan secepatnya, sebaiknya mengambil waktu tambahan di kantor sekitar 45 menit. Kemudian kembali berkutat dengan pekerjaan, namun hanya menyelesaikan poin-poin terpentingnya saja.

F. Matikan Ponsel Saat Tidur

Hal ini membantu Anda untuk tidak selalu memeriksa smartphone ketika berbunyi. Jadi sebaiknya letakkan ponsel Anda sejauh mungkin dari tempat tidur dalam keadaan off.
 
G. Jadwalkan Waktu Hang-out Bersama Teman

Bila Anda adalah tipe pekerja keras yang sangat sibuk, tak ada salahnya membuat rencana liburan dari jauh-jauh hari. Ada baiknya Anda menghubungi beberapa teman atau kerabat untuk sekedar makan atau hang-out bersama.
 
H. Melakukan Hobi

Apakah anda suka membaca, melukis, atau bermain musik? Penting bagi Anda untuk memasukan hobi ke dalam jadwal kegiatan. Hal ini membantu Anda untuk memiliki quality time dengan diri sendiri. Anda dapat memulainya dengan mendaftarkan diri untuk mengikuti kursus musik, lukis dan lain sebagainya.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

Tim JobAnoun

Mau Sukses Interview Kerja? Simak 3 Tips Efektif Berikut Ini

Written By ~ Erch ~ on Friday, June 8, 2012 | 23:45

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/mau-sukses-interview-kerja-simak-3-tips.html

Beberapa dari Anda seringkali merasa gugup, gelisah dan tegang saat ingin melakukan wawancara kerja. Padahal, proses wawancara merupakan momen yang dapat menentukan kelanjutan karir. Anda juga harus menunjukkan sikap positif dan tenang sebagai calon karyawan yang produktif.

Selain mempersiapkan diri, menjawab pertanyaan dengan baik dan tepat, Anda juga perlu melontarkan pertanyaan yang cerdas kepada pewawancara. Hal tersebut dikatakan oleh Stephanie Daniel, Vice President of Career Management Firm Keyston Associates

"Lalu pertanyaan seperti apakah yang dimaksud?"

1. Tunjukkan Minat

Tanyakanlah aspek apa yang paling menarik dan memuaskan dari pekerjaannya. Kemudian tidak ada salahnya juga jika Anda menanyakan seperti apa tujuan perusahaan yang ingin dicapai di tahun ini. Dengan menanyakan hal tersebut selain menunjukkan bahwa Anda minat bekerja di kantor itu, bisa juga membantu mengetahui seperti apa pekerjaan yang akan dilakukan nantinya.

2. Jangan Kelewat Batas

Saat melakukan wawancara, tentunya Anda ingin mengetahui berapa lama kontrak yang akan diajukan dan dalam kurun waktu berapa lama Anda bisa mendapatkan promosi kenaikan jabatan atau fasilitas apa yang akan diterima. Namun, sebelum memutuskan untuk menanyakan hal itu, sebaiknya tunjukkan ketertarikan Anda pada pekerjaan yang ditawarkan.

3. Cari Tahu Apakah Cocok atau Tidak

Mintalah kepada pewawancara untuk menguraikan kualifikasi apa yang dibutuhkan untuk jabatan tersebut. Anda juga dapat bertanya tentang kemampuan tambahan yang ideal bagi posisi yang diincar. Sehingga dapat menunjukkan beberapa contoh kualitas yang dimiliki Anda dalam sejarah pekerjaan sebelumnya.

Semoga bermanfaat dan salam sukses untuk Anda semua.

Tim JobAnoun

Inilah 4 Keuntungan jika Anda Memiliki Bos yang Galak

Written By ~ Erch ~ on Wednesday, June 6, 2012 | 00:17

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/inilah-4-keuntungan-jika-anda-memiliki.html

Bekerja dengan atasan yang galak dan tidak disukai, seolah-olah merupakan hal terburuk yang harus dilalui. Namun, hal tersebut dapat dijadikan suatu pembelajaran yang baik jika dapat mendekati atasan dengan cara dan sikap yang benar. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi pengalaman terbaik untuk Anda meniti karir yang lebih tinggi. Seperti dikutip dari Forbes, berikut adalah empat alasan seharusnya menyukai atasan yang Anda benci:

1. Menambah Wawasan Pribadi

Jika dihadapi dengan situasi seperti ini, sebaiknya mengambil sisi positifnya. Karena dengan hal ini, Anda dapat belajar banyak tentang diri sendiri. Beberapa hal yang dapat dipertimbangkan yaitu dengan bertanya pada diri sendiri, 'mengapa orang tersebut menjadi atasan saya?', 'apa yang saya harapkan dari atasan saya?', 'bagaimana bisa saya harus berkontribusi dengan situasi seperti ini?'. Percayalah bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat membuat wawasan Anda menjadi lebih luas.

2. Berlatih Jadi Orang yang Lebih Tangguh

Dengan melihat dunia bisnis yang penuh persaingan dan guncangan, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk masa depan dengan cara berlatih. Hal tersebut dapat melatih kesabaran dan kemampuan untuk tidak mengambil langkah secara pribadi dan tergesa-gesa. Dengan berlatih menghadapi atasan yang galak, Anda akan lebih mudah menerima tantangan lebih besar yang mungkin akan datang di dunia kerja. Sebaiknya mencontoh atasan Anda karena bagaimana pun juga beliau lebih banyak memiliki pengalaman.

3. Lihat Masa Depan

Saat bekerja untuk seseorang yang tidak disukai, Anda akan dihadapkan dengan lawan yang lebih baik di masa depan. Pada lain waktu yang akan datang, Anda akan mengikuti tahap wawancara lagi untuk sebuah posisi baru, kemudian lebih sadar akan dampak yang dimiliki oleh seorang supervisor dan akan memiliki pemahaman yang lebih dari apa yang Anda inginkan dalam diri atasan.

4. Kesempatan

Seorang bos atau atasan yang dibenci pada dasarnya memberikan kesempatan besar bagi Anda untuk mengembangkan diri. Salah satunya memiliki kesempatan untuk beradaptasi, untuk menerapkan strategi baru dan juga membangun sesuatu dengan berbagai cara.

Mungkin tidak akan pernah memiliki hubungan yang sempurna, tapi selalu ada kemungkinan untuk bisa memperbaiki keadaan. Jadi sebaiknya jangan menyerah dan carilah cara untuk memperkuat kemitraan Anda. Gunakan keterampilan Anda untuk membangun dan mengembangkan orang-orang baru.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

Tahukah Anda? Kebahagiaan bisa Diraih jika Anda Benar-benar Mencintai Pekerjaan Anda

Written By ~ Erch ~ on Sunday, June 3, 2012 | 00:10

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/06/tahukah-anda-kebahagiaan-bisa-diraih.html

Kebanyakan orang menganggap mempunyai uang yang banyak bisa membeli apa pun yang ingin dimiliki, termasuk cinta. Hal itu semata-mata untuk kebahagiaan menikmati hidup. Namun, apakah banyak uang bisa membuat Anda bahagia serta dapat mengatasi segala masalah yang ada?

Ternyata, uang bukanlah tujuan utama Anda bekerja. Kebahagiaan dan kepuasan di tempat kerja yang akan menjadi prioritas utama. “Sebagai seseorang yang baru terjun di bidang industri, uang dan status menjadi nomor dua untuk saya. Saat ini saya ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan daripada hanya mengejar uang. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan serta kenyamanan saya di tempat kerja,” tutur Ushamrita Choudhury (25 tahun), yang berprofesi sebagai seorang marketing executive.

Hal ini juga diungkapkan oleh psikolog klinis, Neha Patel. “Kini, orang-orang berlomba-lomba untuk bersaing demi pekerjaan dengan gaji besar, tapi tidak menjamin kepuasaan mereka dalam pekerjaan. Hal itu karena tekanan dari berbagai pihak, salah satunya orang tua,” ujar Patel, yang juga berprofesi sebagai hipnoterapis.

Patel pun menambahkan kalau orang yang mementingkan uang dan status, kebahagiaannya hanya bersifat sementara. Mungkin sekitar 5 atau 6 tahun sebelum karier mereka benar-benar berakhir. Dari banyak kasus yang pernah ditangani oleh Patel, dia mengungkapkan kalau orang yang bekerja secara profesional di bidang kreatif sering depresi karena kurang merasa puas di tempat kerja.

Dia menjelaskan bahwa kepuasan bekerja dapat mempengaruhi hubungan mereka dengan keluarga dan teman. Bila Anda seperti itu, dia menyarankan agar mengambil waktu untuk menikmati hobi serta kegiatan lainnya secara rutin.

Hampir sama dengan Neha Patel, psikolog Chandni Mehta mengungkapkan fakta bahwa uang dan status bisa memotivasi orang untuk mengambil pekerjaan serta membangun karier yang tidak memberikan mereka kepuasan bekerja. Namun, kebahagiaannya cuma sebentar.

Perlahan tapi pasti, orang yang tidak nyaman dengan pekerjaan mereka akan merasa lelah dan frustasi. Untuk itu, Chandni menyarankan agar memilih karier yang memang Anda cintai.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

Atasi Rasa Lesu Anda di Kantor dengan 5 Cara Berikut Ini

Written By ~ Erch ~ on Thursday, May 31, 2012 | 02:04

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/atasi-rasa-lesu-anda-di-kantor-dengan-5.html

Rasa lemah, lesu dan juga letih terkadang kerap membuat aktivitas seseorang terganggu dan tidak maksimal. Jika hal ini dialami saat Anda berada di kantor, atasilah dengan beberapa cara berikut ini seperti dikutip dari Bold Sky.

1. Minum Kopi

Secangkir minuman hangat seperti kopi tidak hanya menghilangkan rasa kantuk, tetapi juga membuat Anda tetap berenergi selama tujuh hingga delapan jam. Perlu diingat juga bahwa terlalu banyak meminum minuman yang mengandung kafein, juga dapat memberikan efek samping pada tubuh, terutama dehidrasi. Jadi sebaiknya juga dinetralisirkan dengan meminum air mineral yang banyak.

2. Sarapan

Tidak hanya melawan rasa lapar, dengan memakan sedikit roti atau semangkuk bubur di pagi harinya dapat memberikan energi dan protein lebih untuk tubuh agar tetap aktif sepanjang hari. Jadi sebelum berangkat ke kantor, sebaiknya isi perut Anda terlebih dahulu.

3. Istirahat

Cobalah untuk beristirahat ketika Anda merasa lesu di kantor. Anda bisa melakukannya dengan sedikit latihan atau minum air mineral. Cara tersebut dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Untuk menyegarkan suasana hati agar tidak merasa bosan, ambil sedikit waktu luang untuk sekedar jalan ke pantry, toilet atau ke ruangan rekan kerja.

4. Tidur Awal

Tidurlah secara cukup sekitar enam hingga delapan jam per-harinya dan usahakan untuk tidak tidur terlalu malam. Hal ini penting dilakukan agar di pagi harinya Anda siap untuk beraktivitas. Jika waktu tidur kurang, maka Anda akan merasa lemas dan kurang bertenaga.

5. Olahraga

Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan stamina serta menambah gairah untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Apabila waktu Anda tidak cukup untuk berolahraga, maka Anda dapat berjalan kaki selama minimal 10 menit.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

Anda Sulit Dapat Kerja? Kenali & Atasi Dulu Poin-poin Berikut Ini

Written By ~ Erch ~ on Wednesday, May 23, 2012 | 22:29

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/anda-sulit-dapat-kerja-kenali-atasi.html

"Kenapa sih sampai sekarang ini saya belum mendapatkan pekerjaan?

Pertanyaan tersebut mungkin selalu ada di benak para pencari kerja baik yang baru lulus atau sudah lama menganggur. Anda mungkin sudah memiliki kualifikasi yang tepat dengan karyawan yang sedang dicari, tapi mengapa belum juga mendapat panggilan tes atau wawancara kerja? Hal tersebut bisa terjadi karena kesalahpahaman atau kekurangan informasi antara si pelamar maupun tempat kerja yang membutuhkan.

Banyak syarat-syarat tak tertulis dalam melamar kerja yang perlu diketahui terlebih dulu sebelum mulai mengirimkan surat lamaran. Berdasarkan lansiran dari About, berikut beberapa hal yang membuat Anda sulit mendapatkan pekerjaan dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Cari Tahu Informasi Perusahaan
 
Seringkali orang melamar pekerjaan ke suatu perusahaan yang ternyata belum membuka lowongan, meskipun ada beberapa yang tetap mengambil dan menyimpan aplikasi yang dikirimkan. Namun, alangkah baiknya jika sebelum Anda melamar ke perusahaan tersebut, ketahui terlebih dahulu apakah perusahaan itu sedang membuka lowongan atau tidak. Dengan begitu, peluang surat lamaran Anda akan dibaca oleh HRD lebih besar.

2. Mendeskripsikan Diri dengan Baik
 
Sebagian orang kerap tidak dapat menjelaskan tentang dirinya sendiri dengan baik saat wawancara kerja secara langsung,tatap muka maupun via telepon. Maka sebaiknya Anda menjelaskan tentang diri sendiri dengan baik melalui surat lamaran yang akan dikirimkan. Hal tersebut untuk mendapatkan kesan pertama yang baik.

Jika memang perusahaan melakukan wawancara kerja melalui via telepon, pastikan Anda menggunakan etika berbicara melalui telepon dengan baik. Berbicaralah dengan jelas dan benar, usahakan jauh dari segala kebisingan yang ada di sekitar Anda. Apabila pewawancara tidak dapat mendapatkan perhatian penuh dari Anda, maka dia akan mengira Anda orang yang tidak bisa fokus. Sebelum melakukan tes tertulis atau wawancara, ada baiknya jika Anda mencari tahu terlebih dahulu informasi mengenai bagaimana cara penilaiannya, kemudian berapa lama waktu yang dibutuhkan dan seperti apa kira-kira pertanyaan yang akan diberikan.

3. Melamar Pekerjaan Sesuai Kemampuan
 
Tak sedikit orang melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan atau bidangnya. Jika Anda termasuk orang yang demikian, sebaiknya hindari untuk melamar ke perusahaan dan meminta posisi kerja yang sudah jelas tidak Anda kuasai. Hal tersebut hanya akan membuang-buang waktu. Prioritaskan untuk melamar ke perusahaan yang cocok dengan kemampuan Anda dan bidang yang dikuasai.

4. Perlunya Keterampilan yang Beda
 
Keterampilan yang baru dan berbeda umumnya diperlukan di beberapa perusahaan sebagai nilai tambahan. Anda juga mungkin perlu keterampilan kerja yang lebih relevan untuk perusahaan tersebut. Pastikan juga pendidikan dan pengalaman Anda dalam menggunakan komputer dan sebagainya tersorot pada aplikasi Anda. Sehingga bisa menjadi pertimbangan oleh perusahaan yang dilamar.

5. Periksa Ulang
 
Sebelum mengirimkan CV dan surat lamaran, periksa terlebih dulu resume Anda dan jangan sampai ada yang salah tulis. Jika melamar pekerjaan melalui email atau situs lowongan kerja, Anda juga perlu periksa ulang data-data Anda di dalamnya. Jangan lupa terus mencari sumber baru untuk lowongan pekerjaan.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

5 Tips Efektif agar Tetap Mencintai Pekerjaan yang Anda Benci

Written By ~ Erch ~ on Monday, May 21, 2012 | 23:56

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/5-tips-efektif-agar-tetap-mencintai.html

Mungkin tidak sedikit dari Anda yang membenci pekerjaan yang dilakukan saat ini. Namun, banyak orang tetap memilih untuk terus bekerja ketimbang harus menjadi pengangguran. Sementara untuk mencari pekerjaan baru, bukanlah hal yang mudah dan juga dapat memakan waktu yang lama.

Melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan keinginan hati memang tidak menyenangkan. Tak hanya itu, hasilnya pun tak akan maksimal. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Ada beberapa tips untuk mencintai pekerjaan yang dibenci.

1. Pikirkan Alasan Anda Bekerja

Sebelum membenci pekerjaan Anda, sebaiknya berpikirlah secara matang apa alasan Anda bekerja. Apakah untuk menghidupi keluarga? Atau untuk memenuhi segala kebutuhan pribadi yang diperlukan? Dari alasan-alasan tersebutlah yang dapat membuat Anda mulai mencintai pekerjaan yang dimiliki.

2. Membina Karir yang Sempurna

Jika Anda terlalu khawatir untuk membangun sebuah bisnis, mau tidak mau Anda harus berusaha untuk mencintai pekerjaan yang ada di depan mata. Berusahalah untuk membina karir yang sempurna. Tingkatkan prestasi dan kredibilitas dalam bekerja. Dengan cara tersebut dapat membantu untuk menyukseskan karir.

3. Hindari Masalah

Tak sedikit orang membenci pekerjaan mereka hanya karena ada masalah kecil di tempat kerja, baik itu masalah dengan rekan kerja atau dengan atasan. Masalah di kantor memang dapat menghambat produktivitas dan minat Anda dalam bekerja, jadi sebaiknya, hindarilah berbagai masalah. Dengan begitu Anda dapat bertahan hidup dengan pekerjaan yang dimiliki.

4. Merasa Bangga dan Independen

Tentu saja Anda bekerja untuk dapat memperoleh uang. Oleh karena itu, pikirkanlah bahwa Anda bangga dan independen karena dapat memperoleh uang dengan hasil jerih payah sendiri. Dengan berpikir seperti ini, Anda bisa mulai mencintai pekerjaan yang dimiliki.

5. Membina Hubungan yang Baik

Untuk dapat terhindar dari perasaan jenuh dan monoton di tempat kerja, binalah sebuah hubungan yang baik dengan rekan kerja dan atasan agar situasi di kantor menjadi lebih menyenangkan. Tetapi, bukan berarti Anda harus terus membuang-buang waktu dengan mengobrol bersama rekan kerja di kantor selama jam kerja.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja.

Hal-hal Inilah yang Akan Menjadi Pertimbangan Perusahaan ketika Anda Melamar Kerja

Written By ~ Erch ~ on Sunday, May 20, 2012 | 23:22

http://pengumumankerja.blogspot.com/2012/05/hal-hal-inilah-yang-akan-menjadi.html

Penilaian para manajer personalia (HRD) di suatu perusahaan terhadap calon karyawan dimulai ketika mereka membaca aplikasi kerja Anda.

Miriam Schulman , wakil direktur Pusat Studi Etika di Santa Clara University menyatakan, pengalamannya membantu perekrutan staf, pekerja, dan karyawan magang selama bertahun-tahun menunjukkan, etika para pelamar sangat berpengaruh pada keputusan mereka akan mendapat kerja atau tidak. Lantas bagaimana Miriam mengetahui bagaimana etika seseorang hanya dengan membaca resume atau mewawancarainya? Miriam pun memaparkan beberapa kualitas yang dia, dan kebanyakan manajer personalia, cari dari kandidat karyawan.

Rasa hormat

Tiap generasi sering kali memiliki pemahaman yang berbeda pula tentang rasa hormat. Tetapi, karena aplikasi kerjamu akan dibaca oleh orang-orang yang kebanyakan lebih tua darimu, akan lebih baik jika Anda menggunakan standar sesuai kelompok usia mereka. Misalnya dengan menggunakan sapaan formal dalam surat lamaran kerja Anda seperti " Yth. Ibu A."

Miriam juga mengingatkan agar Anda memerhatikan ejaan dan tata bahasa dalam surat lamaranmu. Pastikan tidak ada kesalahan. Selain itu, hormati juga prosedur yang sudah ditetapkan perusahaan dalam memproses sebuah aplikasi. Jika sebuah lowongan kerja memintamu mengirim berkas lamaran via email, lakukan itu.

"Beberapa mahasiswa percaya bahwa datang tiba-tiba dengan membawa resume akan menunjukkan mereka memiliki inisiatif. Saya memang tidak bisa mewakili semua manajer personalia, tetapi bagi saya, hal ini justru menunjukkan kurangnya perhatian," kata Miriam, seperti disitat dari USA Today College, Minggu (20/5/2012).

Tunjukkan juga rasa hormat Anda dengan tidak melamar pekerjaan yang tidak sesuai kualifikasimu.

Tanggung jawab

Jika sebuah perusahaan memanggil Anda untuk wawancara kerja, tunjukkan tanggung jawabmu dengan datang tepat waktu. Lengkapi dirimu juga dengan pengetahuan tentang perusahaan tersebut.

Kejujuran

Jangan berbohong dengan resume Anda. Jika Anda kedapatan berbohong, maka Anda bisa jadi tidak hanya didiskualifikasi, tetapi juga di black list oleh sebuah perusahaan.

Menurut Miriam, jika Anda berbohong, pihak perusahaan mungkin tidak akan dengan seketika menemukan kebohongan tersebut. Tetapi, suatu saat di perjalanan karier Anda, kebohongan ini akan terkuak dan berimbas kembali pada Anda.

Miriam menyatakan, perusahaan tidak hanya mencari calon karyawan dengan kemampuan yang baik untuk melakukan sebuah pekerjaan, tetapi juga integritas. Perusahaan, imbuhnya, mencari seseorang yang jujur.

"Tunjukkan pada kami dengan menulis surat lamaran dan resumemu secara jujur, dan pada saat wawancara kerja dengan menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi beretika," imbuhnya.

Semoga bermanfaat & salam sukses untuk rekan-rekan sekalian.

Tim pengumumankerja




Advertise


  •  
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2011. Pengumuman Kerja - All Rights Reserved
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger